Saturday, July 6, 2013

TIPS MEMBELI BURUNG DI PASAR BURUNG / TIPS CARA MEMILIH BURUNG YANG SEHAT DAN FIT

JAKARTA SELATAN - Awas ! Buat sobat kicau mania, hati-hati apabila ingin membeli burung kesayangan dari pasar burung. Sekedar berbagi pengalaman, karena kebetulan ini pengalaman pribadi dan semoga ini hanya terjadi pada diri saya dan jangan sampai terjadi pada sobat semua.

Pada suatu hari tepatnya hari Jum'at, ketika setelah jum'atan pergi ke satu pasar (maaf tidak saya sebutkan nama pasarnya) yang di pasar itu ada beberapa orang yang jual burung, seketika memang kebetulan lagi ingin beli burung kacer coba saya lihat dan saya beli.

Singkat cerita, ternyata betul kata orang harus hati hati beli burung di pasar burung karena sering tertipu, dan setelah 1 minggu burung kacer yang baru saya beli mati.

Sedikit tips dan saran bagi yang ingin membeli burung, usahakan beli burung di tempat penangkaran, jika memang ingin membeli burung yang sudah lumayan jadi carilah informasi di berbagai media, atau mintalah informasi dari teman yang sudah lumayan pengalam tentang burung, atau minimal kalo beli sendiri lihatlah burng itu sehat atau tidak.

Dan berikut adalah ciri-ciri burung yang sehat, bagus dan berkualitas:

1. Warna bulu-bulunya terlihat kontras dan cerah
2. Badan gagah dan tegap
3. Mata melotot, cerah dan tatapannya tajam
4. Cengkeraman kaki kuat
5. Gerakan gesit dan lincah
6. Rajin makan (rakus)
7. Kotorannya tidak bau

Demikian adalah sepintas ciri-ciri burung yang sehat, bagus dan berkualitas semoga bermanfaat.
Salam Kicau mania !

TIPS CARA MERAWAT BURUNG KACER YANG SEDANG MABUNG (MOULTING)

Proses mabung (moulting) lebih sering kita dengar dan kita lihat banyak dialami oleh beberapa hewan atau binatang yang memiliki kulit luar yang sedikit keras seperti, ular, udang, kepiting, beberapa jenis ulat, jangkrik, belalang dan juga masih banyak hewan lainnya yang mengalami proses moulting.

Tips yang akan saya sampaikan ini mungkin tidak terlalu berbeda jauh dengan beberapa artikel yang sudah banyak di-share oleh para pakar kicau mania, yang sangat bagus dan mantab.

Tidak terkecuali dengan burung juga mengalami proses mabung (moulting), namun proses mabung burng dengan binatang lainnya berbeda, jika binatang lain seperti ulat, serangga, ular, kepiting dan lain-lainnya moultingnya dengan cara ganti kulit tetapi kalau burung adalah sebagian besar bulu-bulunya rontok dan akan tergantikan dengan bulu-bulu yang baru dengan jangka waktu yang lumayan lama yaitu sekitar 2 sampai 3 bulan, dan itu adalah merupakan waktu yang cukup lama dan kita harus sabar.

Proses mabung (moulting) burung kacer dan juga beberapa burung yang lain akan mengalaminya secara routine pada setiap 2 atau 3 tahun sekali.

Ada beberapa tips cara merawat burung kacer yang sedang mabung:
  1. Ciri burung kacer yang akan mulai mabung adalah beberapa bulu yang sudah mulai rontok dengan kondisi bulu sudah tua, namun proses rontoknya bukan karen "klabakan" di dalam sangkar karena ketakutan
  2. Burung harus dikredong dengan kredongan full, tidak boleh sering-sering dibuka kecuali saat akan memberikan makanan dan menggantikan minum 
  3. Burung kacer yang sudah mulai mabung hendaknya kita tempatkan pada tempat tersendiri yang nyaman dengan kondisi tetap ada sirkulasi udara namun tidak langsung terkena sinar matahari, tidak rame mondar mandir orang, jauhkan dari binatang, seperti kucing, tikus, bahkan cicak, kalau bisa agar tidak ada
  4. Berilah supply makanan yang berkualitas dan bergizi serta banyak mengandung protein dan juga jangan lupa berilah vitamin untuk keseimbangan kesehatan burung
  5. Burung kacer jangan dimandikan terlebih dahulu karena pada saat mabung kondisi burung tidak sedang dalam kondisi kesehatan yang fit.
  6. Burung kacer tidak perlu dijemur hingga menunggu proses mabung selesai
  7. Jangan lupa kandang harus selalu dibersihkan paling tidak 3 hari sekali agar kondisi kandang tetap bersih
ARTIKEL LAIN TERKAIT BURUNG KACER :

Semoga bermanfaat
Salam burungbudidaya

Friday, July 5, 2013

TIPS CARA MEMBEDAKAN MURAI BATU JANTAN DAN BETINA

JAKARTA SELATAN - Seberapa pentingkah kita harus mengetahui perbedaan antara jantan dan betina khususnya untuk burung yang sedang terkenal dengan harga yang lumayan diperhitungkan ini (Murai Batu), karena kebanyakan dari beberapa burung kicauan dari mulai kacer, cucak hijau, jalak suren, jalak nias, lovebird, plentet, murai batu, dan juga jenis burung lainnya yang lebih sering dan banyak variasi kicauannya adalah yang berjenis kelamin jantan. Untuk itu sangatlah direkomendasikan oleh para ahli perburungan jika ingin membeli yang berjenis kelamin jantan.

Bagi sebagian orang, cara membedakan murai batu jantan dan betina sangatlah mudah, namun sebagian lain, menganggap bahwa hal tersebut sangat sulit mengingat ciri-ciri murai batu jantan dan betina tidak terlalu berbeda.

Dan bagi para kicau mania yang mungkin belum terlalu faham mengenai perbedaan antara Murai batu Medan yang jantan dan betina, dan berikut adalah ciri-cirinya:


Ciri-ciri Murai Batu jantan :
  1. Bertubuh besar dan kekar 
  2. Warna bulu yang kontras, yang hitam pekat pada bagian kepala dan punggung serta memiliki dada yang berwarna kecoklatan atau merah tua.
  3. Panjang ekor Murai Batu jantan biasanya lebih dari 17 cm. 
  4. Pada saat berkicau, Murai Batu jantan mempunyai variasi yang cukup banyak dan tidak monoton, selain itu, volumenya sangatlah keras dan biasanya lebih gacor.
Ciri-ciri Murai Batu betina :
  1. Ukuran tubuhnya cukup kecil 
  2. Memiliki warna bulu yang sedikit pudar hampir keabu-abuan dan tidak setajam Murai batu jantan. Namun, ada beberapa kasus dimana Murai Batu betina memiliki warna yang identik dengan jantan.
  3. Dengan umur yang sama dan proses perawatan yang sama pula, namun panjang ekor Murai Batu betina lebih pendek dari pada jantan, panjangnya kurang lebih 10 s/d 15 cm, meskipun dalam beberapa kasus ada yang lebih panjang. 
  4. Suara yang dimiliki Murai betina lebih kecil dan tipis dan tidak variatis dan kurang gacor.
Demikian yang dapat disampaikan sebagai bahan pertimbangan, namun seperti yang sudah disampiakn diatas jika anda ingin memeiliki Murai Batu Medan selayaknya jangan malu bertanya kepada teman yang kebetulan memiliki Murai Batu Medan yang sudah ahli.
Salam burungbudidaya

MENU PERSIAPAN BUKA PUASA DAN SAHUR SELAMA SATU BULAN

JAKARTA SELATAN - Beberapa orang terutama untuk kalangan ibu-ibu yang sudah menjadi tradisi dari tahun ke tahun yaitu menyiapkan hidangan untuk disantap baik saat berbuka puasa maupun saat makan sahur, apalagi kesempatan pada saat buka puasa di hari pertama yang sudah pasti sangat ditunggu-tunggu santapan dan hidangan yang senikmat dan selezat mungkin apalagi bila diawali dengan minuman yang menyegarkan.

Ada beberapa menu buka puasa dan santap sahur selama sebulan (30 hari ) yang bisa dijadikan inspirasi sebagai persiapan:

1) The Manis Panas, Bakwan Jagung, Sayur Sop, Ayam Goreng, Sambal Terasi
2) The Manis Panas, Tahu Isi, Sayur Asem Betawi, Ikab Pedak, Sambal Terasi
3) Es Kelapa Muda, Soto Betawi, Emping (Cukup Sederhana)
4) Es Sirup Cocopandan, Serabi Solo, Tekwan,Empal Goreng, Asem-asem Buncis
5) The Manis Panas, Tahu Isi, Sayur Sawi Putih, Telur Dadar, Udang Tumis Pedas
6) Kolak labu kuning, Ayam Cabai Hijau, Cumi Saus Mentega, Cap Cay Goreng
7) Es Kacang Merah, Dendeng Balado, Gulai Nangka, Bakwan Sayur
8) Es Pelangi, Sup Bakso, Gurame Asam Manis, Bakmi Goreng
9) Cenil, Pepes Jamur, Semur Telur Bungkus, Tahu Isi
10) Es Cincau, Soto Betawi, Perkedel Kentang, Emping
11) Agar-agar Sarikaya, Kalio Ayam Kentang Balado, Gulai Daun Singkong
12) Cantik Manis, Ayam Bakar Pedas Manis, Sayur Kapau, Selada Saus Segar
13) Puding Karamel, Gado-gado Siram, Kerupuk
14) Talam Hijau, Ayam Bumbu Rujak, Sayur Asem, Tahu Tempe Bacem
15) Jelly Juice, Daging di masak Lada Hitam, Cah Bokcoi, Perkedel Udang
16) The Manis Panas, Tahu Isi, Sayur Asem Betawi, Ikan Bandeng goreng, Sambal Terasi
17) Biji Salak, Sayur Kare, Balado Teri Kacang, Goreng Ikan Mas
18) Es Cendol, Pepes Ayam, Lodeh, Tahu Berontak
19) Putu Mayang, Usus Goreng, Rawon Komplet, Kecap Telur Asin, Pecel Sayuran
20) Dadar Gulung, Soto Ambengan, Kerupuk Udang, Telur Pindang
21) Es Kelapa Muda, Sayur Asem Betawi, Ayam Goreng, Sambel Merah
22) Pisang Rai, Tim Ikan Kerapu, Cah Kailan, Skotel Tahu
23) Pesmol Tenggiri, Acar Matang, Tempe Mendoan
24) The Manis Panas, Bakwan Toge, Gule Daun Singkong , Peyek Teri, Sambal Padang
25) Es Teler, Sate Udang , Gadon Daging, Sapo Tofu
26) Ketan Hitam Saus Santan, Kalio Daging sapi, Selada Padang, Kering Kentang Ebi
27) Puding Cokelat Saus, Soto Ayam Bening,Empal Gepuk , Perkedel Kentang
28) Es Sirup Cocopandan, Asem-asem Buncis, Ayam Bakar Pedas
29) The Manis Panas, Tahu Isi, Sayur Sop Ceker Ayam, Telur Balado Pedas

Demikian menu buka puasa dan sahur selama satu bulan, semoga bermanfaat. Beberapa menu dan gambar sebagian diambil dari berbagai sumber di internet.

Artikel Penting Lainnya:
Resep Ayam Opor Khas Lebaran
Tips Membeli Baju Untuk Lebaran

Selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan, semoga seluruh ibdahah kita yang kita lakukan diterima oleh Allah SWT. Amiin. 


Thursday, July 4, 2013

TIPS CARA MERAWAT BURUNG YANG BARU BELI DARI PASAR BURUNG, PENANGKARAN DAN SESAMA PENGGEMAR BURUNG

JAKARTA SELATAN - Ada sebagian dari kicau mania yang mungkin pernah mengalami masalah yang sedikit perlu diperhatikan, yaitu ketika membeli burung yang diinginkannya dari pasar burung atau dari penangkaran atupun dari sesama teman kicau mania.

Jika kita membeli burung dari teman sesama kicau mania ataupun teman yang punya teman itu akan lebih baik jika dibandingkan dengan membeli di pasar burung ataupun di pinggiran jalan, namun sangat lebih dianjurkan jika ingin membeli burung maka yang terbaik adalah membeli di tempat penangkaran karena dari tempat tersebut kita tahu kualitas dan kondisi kesehatan si burung yang kita beli tersebut, namun apabila sudah terlanjur membeli di pasar jangan risau dan jangan kecewa dan jangan takut.

Ada beberapa Cara Merawat Burung yang Baru Beli dari pasar burung, dari Penangkaran, pinggiran jalan ataupun dari sesama teman penggemar burung.

1.    Yang pertama adalah, kalau kita membeli burung dari pasar biasanya dibungkus menggunaka kertas semen yang diberi lubang angin, itu sangat betul agar selama di perjalanan burung tidak mengalami stress. Apabila membawa dengan menggunakan kandang/sangkar maka sangkar yang berisi burung haruslah dikeredong dengan alasan yang sama agar selama di perjalanan burung tidak mengalami stress. Dan jangan lupa selama di perjalananpun burung diberikan pakanan sesuai dengan makanan dimana membeli burung.

2.    Ketika sudah sampai di rumah, keredong jangan langsung dibuka, biarkan terlebih dahulu sekitar 1-2 jam, setelah itu lalu dibuka dan dianjurkan dipindahkan ke kandang yang tidak terlalu besar, biarkan selama 1-2 jam kandang dibuka dan kemudian dikeredong kembali selama semalam dan itu dilakukan selama 4-7 hari (seminggu).

3.     Selama dalam pengeredongan, makanan tetap diberikan dengan kualitas yang berprotein, seperti kroto, ulat hongkong, jika burung pemakan buah berilah buah yang segar setiap hari dan jangan lupa untuk minumannya campurlah vitamin dan juga dengan obat anti stress (rekomendasi: produk www.omkicau.com), namun burung yang baru dibeli biasanya tidak terlalu langsung mau makan karena masih beradaptasi terlebih dahulu.

4.    Memandikan burung, burung yang baru dibeli dari pasar biasanya kondisinya kotor mulai dari kakinya, paruhnya, bulu ekor, bulu sayap kepala dan hampir semunya, jika memungkinkan bersihkan terlebih dahulu ala kadarnya (bukan mandi), hanya bagian yang kotor-kotor saja dan jangan sampai terlalu basah.

5.    Dan yang terakhir yang tidak kalah penting adalah buatlah suasana disekitar rumah diusahakan ramah terhadap burung artinya jangan sampai burung merasa tidak nyaman, terganggu dengan adanya penggoda yang memang sengaja menggoda atau karena tidak tahu dan hanya sekedar ingin iseng, maka kalo bisa hal seperti itu diusahakan untuk dihindari demi kenyamanan burung, karena akan berpengaruh pada fisik dan psikis si burung itu sendiri dan secara tidak langsung akan mempengaruhi seni dan kualitas suara dan ocehan si burung.

Demikian tips yang dapat saya sampaikan dan semoga bermanfaat, namun mohon maaf faktor keberuntungan tetap ada di pihak kita masing-masing karena sekalipun dalam kita melakukan sudah sesuai dengan tips dan saran yang sudah diberikan oleh para ahli kicau mania namun terkadang masih belum berhasil juga.
Salam Kicau Mania

CARA MEMBEDAKAN JENIS KELAMIN LOVEBIRD JANTAN DAN BETINA

burungbudidaya - Tidaklah salah bagi para penggemar burung kicauan (kicau mania) pada saat ini memang lagi gandrung dengan berbagai jenis burung yang berkicau dengan nada yang bervariasi dan indah suaranya, seperti jalak suren, murai batu (medan, lampung, borneo dll), kenari, cendet (pentet/plentet), kacer, cucak hijau, cucah jenggot, cucak rowo, pleci (kaca mata), prenjak (ciblek), lovebird, cipoh, bahkan sampai burung lain yang sekalipun harganya murah namun ketika suaranya mengusik telinga untuk dinikmati keindahan suaranya, seperti burung trucukan, pleci, dll. Namun sekalipun murah jika sudah gacor dan banyak variasi ocehannya, tidak salah juga bila kita miliki untuk kita pelihara sebagai tambahan koleksi di rumah kita.

Untuk itu dalam pemilihan jenis kelamin burung  pun ikut berperan sangat penting dalam kita menetukan pilihan, karen beda jenis kelamin akan beda juga suara kicauannya.

Pada dasarnya tidak terlalu banyak perbedaan antara jantan dan betina pada burung yang satu ini, karena hanya dilihat dari sisi bentuk sayap dan ekor saja kita sudah bisa menebak yang mana jantan dan betinanya, yaitu seperti pada gambar di atas, jika jantan maka sayanp akan menumpuk dan hampir menyerupai huruf "X" atau silang dan ekor lovebird jantan ketika dalam posisi normal mengumpul, berbeda dengan lobird betina sayap terpisah dan ekornya pun menyebar.

Demikian tips simpel dari saya, semoga bermanfaat.
Salam Kicau Mania !

CARA MEMBEDAKAN JENIS KELAMIN JALAK SUREN JANTAN DAN BETINA

burungbudidaya - cara membedakan burung Jalak Suren/Jalak Uren yang berjenis kelamin Jantan dan Betina:
  • Jantan ukuran badan lebih besar dan kekar serta lebih tegak dan seimbang dengan cengkeraman kaki lebih kuat, tidak dengan betina
  • Bentuk kepala jantan lebih besar dan bulat, sedang betina lebih ramping
  • Warna orange di sekitar mata lebih terang dan contrast dan juga warna hitamnya lebih kontras dan warna putih dibelakang jantan agak sedikit lebih sedang betina hanya bulat saja
  • Gerakan jantan lebih lincah, betina pasif
  • Jika sudah berbunyi, suaranya lebih keras jika dibandingkan dengan betina namun terkadang betina juga ada yang demikian.
ARTIKEL LAIN TENTANG JALAK SUREN:

Demikian semoga bermanfaat.

Salam burungbudidaya

CARA MEMBEDAKAN BURUNG CUCAK HIJAU JANTAN DAN BETINA

burungbudidaya - Cara membedakan burung Cucak Hijau/ Cucak Ijo jantan dan betina:

  • CI Jantan ukuran badan sedikit lebih besar dan kekar serta lebih tegak dan seimbang sedangkan betina lebih kecil dan ramping
  • Bentuk kepala lebih besar sedang betina agak sedikit kecil
  • Warna di bawah paruh (dagu) berwarna hitam (seperti pada gambar), betina kuning
  • Pada posisi normal, ekor pada burung jantan biasanya ngumpul, betina tidak 
  • leher lebih kekar dan besar 
  • Jika sudah berbunyi, suaranya lebih keras dan banyak variasinya, sedangkan betina tidak terlalu keras dan tidak terlalu banyak variasi

ARTIKEL TENTANG BURUNG CUCAK IJO LAINNYA :

Demikian tips dan cara membedakan trucukan/trocok jantan dan betina, semoga bermanfaat.

Salam kicau mania Posted in: , , ,

TIPS CARA MERAWAT JALAK SUREN AGAR CEPAT JINAK (CARA MENJINAKKAN JALAK SUREN)

burungbudidaya - Sebagian penggermar burung (kicau mania) pasti menginginkan burung kesayangannya selain gacor tapi  juga jinak, karena dengan memiliki burung yang gacor dan jinak, dapat membuat kita sebagai pemiliknya terasa bukan sekedar sebagai pemilik burung nanum juga kita anggap seakan-akan burung yang kita pelihara adalah sebagai teman main kita. Namun bagi sebagain, mungkin ada yang belum memahami bagaimana caranya membuat burung agar bisa jinak.

Pada bagian ini akan disampaikan sedikit tips tentang bagaimana caranya agar burung yang masih liar yang kita miliki lebih cepat jinak, sebagaimana tips-tips yang sudah disampaikan oleh para pakar kicau mania yang sudah ahli yang sudah membagi pengalamannya mengenai tata cara menjinakkan burung.

1.    Terapi Mandi

Menurut beberapa pengalaman yang sudah disampaikan oleh para penggemar perburungan, burung bisa jinak secara alami dan juga bisa jinak dengan cara proses penjinakan yang kita lakukan, dan proses menjinakkan burung jika dilakukan secara alami akan membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan  penjinakan yang kita lakukan oleh kita sendiri sekalipun cara yang kita lakukan terkadang dinilai lebih extreme (agak kasar dan sedikit sadis), seperti misal ketika memandikan burung  yang masih liar dengan cara kita mandikan hingga basah kuyup sampai seluruh bulu basah, jangan panik ketika burung kelabakan kesana kemari bahkan hingga luka dan berdarah di sekitar paruh dan itu pasti akan terjadi ketika kita lakukan terapi tersebut pada burung yang masih liar.

Mengapa kita harus memandikan sampai basah seluruh bulunya (bhs. jawa: nganti cerindil) dan berdarah di sekitar paruhnya, tidak masalah, karena setelah dimandikan burung akan merasakan lapar, dan mulailah berilah makan buah segar seperti pisang kepok danjuga pepaya dan juga makanan lain seperti jangkrik, caranya kita berikan dengan dengan lidi, jika belum mau makan, coba tarik ulur untuk mencoba seberapa minatnya burung terhadap jangkrik yang kita pegang sampi dia mau makan, jika memang benar-benar belum mau makan tinggalkanlah jangkrik dicepuk minuman, hari berikutnya lakukan hal yang sama, ketika sudah mulai tidak terlalu takut lakukan pemberian jangkrik dengan tangan kita langsung, dan seterusnya.  Maka di sinilah burung akan mulai terbiasa dengan kita dan akan merasakan ketergantungannya kepada kita dan bahkan bagi si burung, kita bukan lagi dianggap sebagai pemiliknya namun akan dianggap sebagai teman bahkan tuannya.

2.    Penempatan Pisisi Lokasi Kandang

Pada burung yang masih liar pasti akan kelabakan jika kita letakkan di tempat yang ramai banyak lalu-lalang orang secara langsung, namun ada cara yang sedikit lebih santai dan tidak terlalu membuat stress burung yang masih liar, yaitu dengan meletakkan kadang agak sedikit jauh atau tinggi yang disekitarnya banyak lalu lalang orang sekalipun agak jauh. Kemudian kita cermati, jika burung sudah mulai merasakan tenang agak sedikit kita dekatkan, dan seterusnya hingga burung tidak merasakan terganngu jika kita dekati.  

Cara memandikan dan perlakuan kita terhadap burung tersebut diatas memang dinilai agak sedikit kejam dan sadis, namun itulah terapi agar burung kesayangan kita bisa jinak sesuai dengan harapan kita.

Dermikian tips dari saya, dan hal ini tidak mutlaq harus dilakukan, karena mungkin masih ada tips yang lebih jitu yang bisa juga dilakukan.

Semoga bermanfaat.
Salam burungbudidaya

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA:

CARA MERAWAT CUCAK HIJAU (CUCAK IJO) /CUCAK HIJAU MINI AGAR CEPAT JINAK (CARA MENJINAKKAN BURUNG CUCAK HIJAU)

JAKARTA SELATAN - Semua orang terutama bagi para penggemar burung (kicau mania) pasti menginginkan burung kesayangannya selain gacor tapi juga juga jinak, karena dengan memiliki burung yang gacor dan jinak, dapat membuat kita sebagai pemiliknya terasa bukan sekedar sebagai pemilik burung nanum juga kita anggap seakan-akan burung yang kita pelihara adalah sebagai teman main kita. Namun bagi sebagain penghobi burung, mungkin ada yang belum memahami bagaimana caranya membuat burung Cucak Hijau agar bisa jinak.

Pada bagian ini akan disampaikan sedikit tips tentang bagaimana caranya agar burung Cucak Hijau yang masih liar yang kita miliki lebih cepat jinak, sebagaimana tips-tips yang sudah disampaikan oleh para pakar kicau mania yang sudah ahli yang sudah membagi pengalamannya mengenai tata cara menjinakkan burung.

1.    Terapi Mandi

Menurut beberapa pengalaman yang sudah disampaikan oleh para penggemar perburungan, burung bisa jinak secara alami dan juga bisa jinak dengan cara proses penjinakan yang kita lakukan, dan proses menjinakkan burung jika dilakukan secara alami akan membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan  penjinakan yang kita lakukan oleh kita sendiri sekalipun cara yang kita lakukan terkadang dinilai lebih extreme (agak kasar dan sedikit sadis), seperti misal ketika memandikan burung  yang masih liar dengan cara kita mandikan hingga basah kuyup sampai seluruh bulu basah, jangan panik ketika burung kelabakan kesana kemari bahkan hingga luka dan berdarah di sekitar paruh dan itu pasti akan terjadi ketika kita lakukan terapi tersebut pada burung yang masih liar.

Mengapa kita harus memandikan sampai basah seluruh bulunya (bhs. jawa: nganti cerindil) dan berdarah di sekitar paruhnya, tidak masalah, karena setelah dimandikan burung akan merasakan lapar, dan mulailah berilah makan buah segar seperti pisang kepok danjuga pepaya dan juga makanan lain seperti jangkrik, caranya kita berikan dengan dengan lidi, jika belum mau makan, coba tarik ulur untuk mencoba seberapa minatnya burung terhadap jangkrik yang kita pegang sampi dia mau makan, jika memang benar-benar belum mau makan tinggalkanlah jangkrik dicepuk minuman, hari berikutnya lakukan hal yang sama, ketika sudah mulai tidak terlalu takut lakukan pemberian jangkrik dengan tangan kita langsung, dan seterusnya.  Maka di sinilah burung akan mulai terbiasa dengan kita dan akan merasakan ketergantungannya kepada kita dan bahkan bagi si burung, kita bukan lagi dianggap sebagai pemiliknya namun akan dianggap sebagai teman bahkan tuannya.

2.    Penempatan Pisisi Lokasi Kandang

Pada burung yang masih liar pasti akan kelabakan jika kita letakkan di tempat yang ramai banyak lalu-lalang orang secara langsung, namun ada cara yang sedikit lebih santai dan tidak terlalu membuat stress burung yang masih liar, yaitu dengan meletakkan kadang agak sedikit jauh atau tinggi yang disekitarnya banyak lalu lalang orang sekalipun agak jauh. Kemudian kita cermati, jika burung sudah mulai merasakan tenang agak sedikit kita dekatkan, dan seterusnya hingga burung tidak merasakan terganngu jika kita dekati.  

Cara memandikan dan perlakuan kita terhadap burung tersebut diatas memang dinilai agak sedikit kejam dan sadis, namun itulah terapi agar burung kesayangan kita bisa jinak sesuai dengan harapan kita.



ARTIKEL TERKAIT BURUNG CUCAK IJO LAINNYA :


Dermikian tips dari saya, dan hal ini tidak mutlaq harus dilakukan, karena mungkin masih ada tips yang lebih jitu yang bisa juga dilakukan.

Semoga bermanfaat.
Salam burungbudidaya