Showing posts with label Burung murai batu. Show all posts
Showing posts with label Burung murai batu. Show all posts

Monday, June 30, 2014

Burung Murai air yang layak di jadikan masteran


Burung yang memiliki nama latin Heteropahasia Picaoides ini adalah burung dari keluarga Leiothrichidae yang berasal dari selatan dan timur asia yang penyebarannya berada di negara Indonesia, China, Malaysia, Laos, Bhutan, Thailand, vietnam dan myanmar.

Burung Murai air atau dalam bahasa inggris di sebut dengan Long Tailed Sibia ini juga mempunyai sebutan antara lain Murai besi, Murai air mancur, Murai laut dan lain-lain. Burung ini hidupnya di hutan Tropis dan Sub tropis.

Di Indonesia sendiri, burung ini paling banyak tersebar di pulau Sumatra, burung ini memiliki karakter suara ngeroll / nembak yang lumayan tajam, lantang dan speednya sangat rapat, dan hampir mirip dengan suara burung Cillin, sehingga burung ini sangat layak untuk di jadikan burung masteran, untuk suara dari burung jantan dan betina memiliki karakter suara yang hampir sama.


Ciri fisik dari burung ini bentuknya hampir sama seperti burung Murai batu yang sobat Burung kicau kenal, akan tetapi warna pada bulunya berbeda, yaitu burung ini hampir seluruh tubuh berwarna hitam kusam ke abu-abuan dan memiliki variasi warna putih di sayap dan ekornya.



Layaknya burung Murai batu, Kacer, Tledekan dan lainnya, burung ini juga jenis burung pemakan serangga seperti belalang, jangkrik, larva / telur semut, ulat dan lain-lain.

Sobat burung kicau bisa lihat videonya di sini..


Friday, April 18, 2014

Perawatan tepat agar burung Murai batu bahan cepat gacor

Untuk sobat Burung kicau yang ingin memelihara burung MB (murai batu)? atau sobat memang sudah memilikinya... khususnya burung murai batu yang masih bahan (bakalan), kenapa sobat membeli burung yang masih bahan?pasti yang menjadi alasannya adalah karena harga burung bakalan lebih terjangkau dari pada burung yang sudah jadi.Biasanya burung MH belum mau makan voer, inilah cara melatih burung makan voer.

Baiklah.. kali ini saya akan mengulas tentang bagaimana cara perawatan agar burung murai cepat berkicau dan gacor.Untuk pertama-tama adalah menjinakkan atau membuat burung murai batu bahan menjadi lebih tenang dan tidak giras (kelabakan).Caranya bisa anda lihat di sini Cara menjinakkan burung MH.



Sebelumnya harus di ketahui terlebih dulu jenis kelamin burung yang mau di rawat,pastikan burung anda berkelamin jantan,karena burung jantan lebih rajin berkicau dan gacor.Nah, untuk membedakan antara burung jantan dan betina sobat bisa lihat di sini Membedakan murai batu jantan dan betina.

Berikutnya adalah metode perawatan harian:
  • Memberikan Ef (extra fooding) seperti kroto, jangkrik, belalang dan lain-lain pada burung.Pilihlah sesuai kesukaannya, karena makanan yang di sukainya dapat meningkatkan gairah dan memancingnya untuk berkicau.Istilah para sobat Burung kicau menyebutnya dengan Setelan. Carilah setelan yang pas untuk burung anda.
  • Gantang di dekat burung masteran, sebaiknya untuk burung yang masih bahan di berikan burung master kecil yang gacor seperti  Kenari, Lovebird, Ciblek, dan lain-lain, tujuannya selain sebagai materi isian murai batu nantinya, juga untuk memancing Murai batu agar mengeluarkan kicauannya karena merasa terusik dengan suara burung-burung master kecil tadi (menyentornya).
  • Mengecasnya dengan MB betina, di alam habitatnya burung MB jantan selalu di temani MB betina, layaknya manusia remaja khususnya laki-laki jika melihat wanita cantik, pasti akan mencoba untuk tampil keren atau cari perhatian.. Nah, Mb betina ini sebagai media untuk memancing gairah mb jantan anda agar mengeluarkan kicauannya yang merdu dan indah...

Mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan.Selamat mencoba.. tetap sabar, tulus dan semangat merawat murai batunya... 

Thursday, April 17, 2014

Membedakan burung Murai batu jantan dan betina dengan mudah

Dalam memelihara burung,entah sekedar hoby ataupun untuk membudidayakannya.Tentu hal yang terpenting adalah mengetahui jenis kelaminnya terlebih dahulu,dan kali ini saya akan mengulas tentang cara membedakan jenis kelamin (sexing) pada burung Murai batu.

Bagi sobat Burung kicau yang sudah lama menggemari burung berkicau khususnya Murai batu pasti sangat mudah dalam membedakan antara yang jantan dan yang betina,Namun lain ceritanya jika anda masih pemula,tentu cukup sulit untuk membedakannya.

Padahal burung Murai batu ini sangatlah mudah untuk membedakannya,karena burung ini bukanlah jenis burung monomorpic seperti halnya burung Love bird, Anis, atau burung lainnya yang memiliki fisik hampir sama antara jantan dan betina.


Berikut ini adalah perbedaan burung Murai batu jantan dan betina.
Cara membedakannya ciri-cirinya cukup mudah seperti anda membedakan burung Kacer.
Perbedaannya Yaitu:

Burung Jantan:

  • Bulu hitam pada tubuh, sekitar kepala dan lehernya mempunyai warna hitam yang mengkilap, tegas dan ada yang kebiru-biruan.
  • Memiliki tubuh yang tinggi, gagah dan agak besar.
  • Bentuk kepalanya ceper, dan lehernya ramping panjang.
  • Ekornya pun lebih panjang.
  • Kakinya lebih panjang dan sisiknya agak kasar.


Burung Betina:

  • Bulu hitam pada tubuhnya warnanya agak kusam, tidak mengkilap dan seperti ke abu-abuan.
  • Tubuhnya agak pendek, terlihat bulat dan seperti menundunduk.
  • Bentuk kepalanya agak bulat, dan lehernya pendek dan tebal.
  • Ekornya lebih pendek.
  • Kakinya pun lebih pendek dan sisiknya agak halus.




Cukup sulit untuk membedakan jantan dan betina burung murai batu yang masih trotol,namun semoga ini membantu...

Untuk burung trotol jantan:


  • Di sekitar bawah leher atau dada pada trotol berwarna hitam dengan paduan bintik-bintik tipis yang berwarna cokelat.
  • Dan warna hitam di dadanya berbentuk garis-garis yang sejajar.


Untuk burung trotol betina:

  • Di sekitar leher dan dadanya berwarna hitam kusam atau agak ke abu-abuan, dengan paduan cokelat yang lebih tebal dan agak  putih.
  • Warna hitam di dadanya sedikit dan tak beraturan.



Monday, March 24, 2014

Mengenal Karakter dan ciri-ciri Burung Murai batu Medan

Jenis burung Murai batu Medan adalah burung Murai batu yang paling di gemari para penghobi Burung kicau di tanah air,karena memiliki fisik,suara,karakter dan gaya tarung yang lebih unggul dari pada burung Mb dari daerah lainnya.

Banyak orang mengira kalo burung MB medan ini berasal dari kota medan,padahal di kota medan sendiri tidak ada habitat burung yang berekor panjang ini.Sebenarnya burung ini berasal dari wilayah Sumatra utara daerah Bahorok,Bukit lawang,gunung leuser hingga sampai ke wilayah Aceh,namun mereka di tampung di kota medan sebelum di pasarkan ke kota-kota lain,pulau jawa,bali,kalimantan dan sekitarnya.

Burung  murai batu jenis medan harganya paling tinggi di bandingkan jenis lainnya,sehingga burung ini banyak di buru dan hingga saat ini MB medan sudah amat jarang di temui dan terbilang langka di habitat aslinya.Maka tak jarang banyak peternak murai batu ini menyilangkan murai batu medan dengan jenis lainnya dengan alasan untuk mendapatkan anakan maurai batu yang bagus.berdasarkan jenis yang beredar di pasaran adalah berasal dari pasaman,aceh,sabang,padang sidempuan hingga malaysia dan lain-lain.


Karakter Murai Batu medan:

Dengan body yang ramping dan memanjang burung Murai batu Medan ini saat bertemu musuh akan berdiri dengan tegap gagah tanpa gembung di perut dan dada,yang sering di istilahkan oleh MB mania dengan sebutan Ndegek,seperti burung kacer yang sedang ngobra.Dengan ekornya yang panjang,burung Mb medan ini berkicau dengan memainkan ekornya yang di sebut oleh para Mb mania  dengan istilah Ngeplay.Gaya tarung Murai batu medan ini sangat exotis dan sedap di pandang mata.



Ciri-ciri Murai ekor Medan:

  • Postur tubuh burung Murai batu jenis medan ini bentuknya ideal,ramping,panjang seperti atletis.
  • Warna hitam pada tubuhnya mengkilap kadang seperti ke biru-biruan.
  • Ekornya tipis dan lentur,panjangnya bisa mencapai 19 cm hingga 26 cm dan yang banyak di sukai para Mb lovers adalah ekor melengkung.
  • Motif ekor pada ke empat pasang ekor putihnya ada belahan dengan warna hitam tegas secara horisontal,yang membentuk seperti huruf U ada juga V dan ada juga seperti huruf W.
  • Warna kaki relatif tergantung asal habitatnya,namun banyak yang mempercayai kalo kaki hitam mentalnya lebih bagus,tetapi kebenarannya adalah tergantung dari karakter burung itu sendiri.
Ekor membelah secara horizontal




Saturday, March 22, 2014

Penanganan burung Murai batu yang ngebatman,manja atau ngelowo

Burung Murai batu semakin hari semakin banyak penggemarnya,Namun Sangat di sayangkan apabila burung yang kita rawat mempunyai kebiasaan yang buruk dan tidak dapat tampil dengan performa yang bagus.

Salah satu kebiasaan burung yang cukup membuat pemiliknya jengkel,yaitu burung Murai batu yang manja dengan  membuka dua sayapnya dengan mengeluarkan suara kecil atau bahkan tidak berkicau sama sekali dan turun ke bawah sangkar.Hal ini akan mengurangi nilai pada saat lomba.

Sobat Burung kicau pasti ingin burung yang mereka andalkan menjadi juara di lapangan,setidak-tidaknya dapat bermain maksimal dan bisa memuaskan pemiliknya.Namun jika hal seperti ngelowo atau ngebatman terjadi,maka sang pemilik akan merasa kecewa dan bahkan akan merasa malu jika burung jagoannya melakukan kebiasaan buruk itu.

Adapun beberapa masalah yang membuat burung MB (Murai Batu) ngebatman atau ngelowo di sebabkan adanya faktor:
  1. Bisa di karenakan burung MB terlampau manja.
  2. Burung yang mabungnya tidak sempurna.
  3. Belum tuntas mabung atau masih dorong ekor.
  4. Mental belum kuat atau kurang baik.
  5. terlalu OB (Over Birahi).


Penanganannya MB yang ngelowo ataupun ngebatman:
  1. Sebaiknya burung di asingkan atau di full kerodong.
  2. Sering-sering di umbar di tempat yang luas.
  3. Jangan pernah memberikan Ef atau pakan dengan cara meloloh atau lewat tangan secara langsung.
  4. Jangan memaksakan MB yang kondisinya belum siap untuk di trek.Misalnya masih muda,belum tuntas mabung,masih dorong ekor,tidak fit atau sakit dan sebagainya.
  5. Untuk burung yang OB (Over Birahi) bisa kurangi Ef nya dan di setting ulang pemberian Ef nya.Mandi di buat sering,kalo perlu bisa di therapy mandi malam.




Thursday, March 13, 2014

Ragam Murai batu Blacktail (Si ekor hitam)

Burung murai batu yang berekor hitam ini mempunyai nama latin Black tailed shama.Banyak kicau mania yang menganggap murai jenis ini semuanya berasal dari pulau nias yang ber propinsi di sumatra utara.Namun sebenarnya banyak di jumpai burung yang seperti ini di wilayah kepulauan mentawai,sumatra barat dan bahkan mencapai beberapa pulau-pulau kecil di daerah aceh.

Dulu burung jenis ini pamornya kalah dengan murai ekor putih lainnya asal sumatra.Namun seiring berjalannya waktu banyak burung dari jenis ini yang mampu menjuarai perlombaan murai batu hingga di tingkat nasional.Diantaranya MB blacktail yang mampu menyabet gelar juara adalah MB Natalia milik Gunawan dari solo,Monster miliknya Erik dari cilacap,dan Gudang peluru milik Yopie dari Purbalingga..
Sejak saat itulah Murai batu BT (BlackTail) mulai naik daun dan harganya pun naik drastis.padahal dulunya burung ini di pandang sebelah mata.

Dan banyak sobat Burung kicau yang memilih burung jenis ini karena harganya masih terjangkau dan cara aman agar tidak terkecoh oleh murai batu ekor putih dari kalimantan,

Berikut adalah macam-macam Murai batu Blacktail:


  • 1.Murai batu Nias.
    Habitat burung ini berada di sumatra utara,khususnya di kepulauan Nias.
    Ekornya terbilang cukup panjang yakni antara 20-26 cm.
    Burung jenis ini ekor keseluruhan warnanya hitam tanpa balak.



      • 2.Murai batu pagai (Mentawai).
        Murai jenis ini karakterisitik nya sama dengan Mb Nias,di pekirakan Mb jenis ini adalah mb nias yang di bawa nelayan ke kepulauan  mentawai.atau mungkin sebaliknya.


        • 3. Murai batu Sinabang (Simeleu).
          Untuk murai jenis ini ukurannya lebih kecil dari murai nias,ekornya pun lebih pendek.
          Keseluruhan warna ekornya hitam polos, tetapi ada juga sebagian dari jenis yang mempunyai noktah putih sedikit di ujung ekornya (balak tipis).



        • 4. Murai batu Lasia
          habitatnya berada di daerah pulau Lasia,Aceh.sebuah pulau yang berada di tenggara dari pulau Simeleu. Postur fisiknya seperti murai Sinabang,namun Ukuran Mb Lasia sedikit lebih besar.
          Ekornya juga lebih panjang seperti ekor Mb nias.Tetapi ada noktah putih di ujung ekornya(balak).



        • 4. Murai batu Lampuyang. 
          Burung jenis ini berasal di pulau breuh, daerah lampuyang, Aceh. Mb ini lain dari jenis yang lain yaitu ekornya 3 pasang hitam polos dan 3 pasang lainnya sebetulnya juga hitam polos, namun ada noktah putih yang agak tebal,sekitar 1cm lebih.dan Mb ini sering kali di sebut dengan Balak 6.



        • 5. Murai batu Sabang. 
          Murai jenis ini postur tubuh dan pola ekornya sama dengan jenis lampuyang, akan tetapi panjang ekor dari jenis sabang ini lebih panjang. Dan murai dari jenis ini sudah jarang di temukan alias langka. Jika anda punya Mb jenis ini sebaiknya di budidayakan agar populasi dari murai ini tidak punah.


        Wednesday, March 12, 2014

        Murai batu Borneo (Si gembung dari Kalimantan)

        Burung yang satu ini pamornya kalah dengan sepupunya yang berasal dari kepulauan sumatra.ini mungkin karena ukuran ekor dan gaya tarung dari burung ini berbeda dari sodaranya yang ada di sumatra.dan harganya pun terpaut jauh.

        Maka tak jarang para pedagang yang tak jujur,mengatakan burung MB (murai batu) nya ini dari sumatra padahal berasal dari kalimantan.dan korbannya pun tidak sedikit,khususnya para sobat Burung kicau yang belum begitu paham lebih jauh tentang burung ini. Makanya saya amat tertarik untuk mengulas burung ini...


        Murai batu borneo ini ada 3 jenis:


        1. Murai batu banjar

        Burung ini mempunyai  sifat fighter yang cukup tinggi,sehingga banyak para mb mania melombakan burung ini,khususnya di daerah kalimantan.
        Gaya tarung mb ini seluruh bulu dada dan perutnya mengembang hingga nyampai batas lehernya,sekilas akan mirip seperti bola
        Body relatif ada yang besar,sedang dan kecil.Dengan panjang ekor antara 10-14 cm.
        Warna pada dada pun relatif,ada yang coklat muda ada juga coklat tua.
        Warna kaki juga relatif.ada yang hitam,coklat,putih dan merah.
        Ekor putihnya ada semburat hitam membelah
         
        2.Murai batu Palangka

        Burung ini postur fisiknya sangat mirip dengan murai batu jambi/lampung.karena itulah burung ini ramai di tangkap para pemikat dan di kirim ke pulau jawa dan kota lampung.dan gaya tarungnya tidak seperti banjar mengembang bulat.Tetapi sedikit mengembang pada bulu perut saja dan sedikit di dada.Burung inilah yang sering di katakan sebagai burung murai batu lampung dan jambi oleh pedagang yang nakal.
        Bentuk fisiknya pun bermacam-macam.
        postur body agak memanjang dan berukuran sedang.
        panjang ekornya sekitar 14-18 cm
        Warna bulu dada coklat tua dan coklat muda,relatif.
        Warna kaki merah,hitam,putih,coklat.relatif.
        Perutnya gembung tapi tak separah Mb Banjar

        3.Murai batu mahkota

        Karena memiliki warna putih pada kepalanya burung ini di sebut dengan nama mahkota.
        gaya tarung burung ini seperti banjar yakni mengembang seperi bola.
        Body pun relatif ada yang besar,kecil dan sedang.
        Panjang ekor antara 8-14 cm
        Warna bulu di dada pun relatif dari coklat muda hingga coklat tua.
        Warna kakinya pun relatif ada hitam,coklat,merah,putih
        Ekornya pun ada semburat hitam



        Motif pola ekor Murai batu kalimantan:

        Ekor dari burung jenis ini mempunya 4 pasang bulu putih dan 2 pasang bulu hitam.namun motif ekor murai borneo ini bermacam-macam jenisnya ada yang seperti lampung dan jambi.

        1.bulu putih 4 pasang dengan putih polos.

        2.Bulu putih terpanjang ada warna hitam membelah.


        3.ada warna hitam di pangkal 4 pasang bulu putihnya.


        4.ada juga yang mmempunyai ekor blacktail atau ekor hitam semua.


        Memang tidak mudah untuk membedakan murai batu sumatra dan kalimantan,hingga hal ini mengundang kontroversi.Namun agar bisa mudah untuk mendeteksi lebih akurat tentang perbedaan burung murai batu sumatra dan borneo adalah dengan cara melihat gaya tarungnya,jika mengembangkan bulu maka itu adalah burung murai kalimantan dan murai batu dari sumatra mau ngeplay dan tidak akan mengembangkan bulunya.

        Burung yang eksotis Murai batu (White rumped shama)

        Burung murai batu ini tak pernah turun pamornya,burung fighter yang mempunyai nama latin Copychus malabaricus atau si ekor panjang  ini selalu menjadi burung favorit para kicau mania.Kicauannya yang bervariasi dan merdu mampu menggetarkan dada.Dan juga ekornya yang panjang terurai membuat burung ini enak sekali di pandang mata.Maka tak heran burung ini di bandrol dengan harga yang cukup tinggi..

        Burung ini mempunyai karakter yang berbeda-beda dari masing-masing daerah asalnya.khususnya di indonesia tersebar di bagian sumatra,kalimantan dan jawa.meski karakter daerah asal berbeda,namun burung murai batu ini mempunyai bulu warna dan bentuk fisik yang hampir sama.Sehingga penuh kontroversi  untuk membedakan asal daerah burung di pasaran.Karena burung dari daerah masing-masing mempunyai sesilih harga yang cukup tinggi.Sehingga tak sedikit pedagang yang memanfaatkan  kecurangan ini.

        Berikut sekilas murai batu yang ada di indonesia ini:

        1.Murai batu medan.
        daerah penyebarannya sampai ke bahorok,bukit lawang,hinggga kaki gunung leuser di wilayah sumatra utara. panjang ekor mencapai 26-30 cm.
        murai ini adalah jenis yang paling unggul di kelasnya,karena selain posturnya yang paling ideal,ekornya yang panjang juga gaya tarungnya yang mengesankan dengan memainkan ekornya atau di kenal dengan istilah ngeplay.Suaranya yang sangat kristal dan mampu menampung isian banyak sehingga mempunyai variasi lagu yang panjang dan keras.


         











        2.Murai batu Aceh
        Penyebarannya di daerah kaki gunung leuser,sabang,lampuyang dan sekitarnya.panjang ekor sekitar 24-30 cm.
        burung ini memiliki postur,gaya tarung dan kemampuan yang hampir sama dengan medan,mungkin karna daerah penyebarannya yang berdekatan dengan medan.














        3.Murai batu Nias.
        daerah penyebarannya di kepulauan nias,mentawai,sinabang dan sekitarnya.panjang ekor bervariasi ada yang pendak ada juga yang panjang 16-25cm.di sebut juga Blacktaill karena ekornya yang hitam polos,namun ada juga yang keluar putih-putih tipis di ujung ekor hitamnya hal ini oleh para kicau lovers menyebutnya dengan sebutan balak.kemampuan burung ini sama seperti yang dari aceh.











        4.Murai batu Jambi
        Penyebaranya di wilayah sumatera utara,bengkulu.Panjang ekor 16-24cm.
        Kemampuan kicau hampir sama dengan murai medan.










        5.Murai batu Lampung.
        wilayah penyebarannya di sekitar krakatau.panjang ekor 14-20 cm.
        karakter hampir sama dengan jambi namun ekor burung ini lebih pendek dan ukuran tubuhnya lebih kecil.














        6.Murai batu Banjar (kalimantan)
        tersebar di daerah kalimantan timur dan kalimantan selatan.panjang ekor  10-12 cm.
        Ekornya pendek dan tubuhnya lebih besar di banding murai lainnya.
        mempunyai suara kicau yang keras,tetapi ngeban (di ulang-ngulang) dan nafasnya tidak se bagus murai dari sumatra.gaya tarungnya gembung kaya bola.













        7.Murai baru Palangka (kalimantan)
        Tersebar di wilayah kalimantan tengah dan kalimantan barat.Panjang ekor 14-18 cm
        memiliki postur seperti murai jambi,ekornya cukup lumayan panjang dan semakin melebar atau agak mekar.namun mempunyai gaya tarung semi (gembung tapi tak se parah banjar).











        8.Murai batu mahkota (kalimantan)
        penyebaranya di area kalimantan barat,kalimantan utara(malaysia).Panjang ekor 10-12 cm
        murai ini seperti sepupunya yang dari banjar namun ada ciri khas nya yaitu di kepalanya ada warna putih,sehingga di juluki murai mahkota.




        9.Larwo (murai batu jawa)
        dari jawa tengah,jawa timur dan jawa barat.Panjang ekor 8-10 cm.
        Ukuran tubuhnya lebih kecil di bandingkan dengan murai lainnya.namun keberadaanya sekarang ini sudah amat sangat jarang di temukan.mungkin burung ini sudah punah.