Friday, April 11, 2014

AKANKAH ADA KONTES BURUNG TRUCUKAN DAN KUTILANG ? BISAKAH HARGANYA JADI MAHAL ?

burungbudidaya - Pada bebera waktu yang lalu, burung yang satu ini memang tidak terlalu banyak yang melirik untuk mencoba memiliki dan memeliharanya dengan alasan tidak ada harganya. Dan memang penyebab harga burung bisa tinggi karena  biasanya selain banyak penggemarnya namun disebabkan juga oleh karena termasuk jenis burung yang dalam kategori burung lomba dan dilombakan. Sehingga yang semula tidak ada harganya walaupun ocehannya bagus dan berfariasi tetapi apabila sudah menjadi salah satu burung yang bisa masuk dalam kategori burung yang dilombakan harganya akan menjadi  tinggi bisa beberapa kali lipat.

Bagi penggemar burung kicauan (kicau mania) pada saat ini memang lagi gandrung dengan berbagai jenis burung yang berkicau dengan nada yang bervariasi dan indah suaranya, seperti jalak suren, murai batu (medan pada khususnya), kenari, cendet /pentet, kacer, cucak ijo, cucak jenggot, cucak rowo, pleci/ kaca mata, prenjak, ciblek, bahkan sampai burung yang sekalipun harganya murah namun ketika suaranya mengundang untuk dinikmati, seperti burung trucukan / trocokan / trucuk / trocok yang sudah gacor dan banyak variasi ocehannya, tidak salah juga bila kita miliki untuk kita pelihara.

Dalam beberapa pekan ini memang burung yang semula harganya hanya Rp 25 ribu dengan kondisi sudah mulai berkicau, pada saat ini sedang mulai beranjak  naik karena menurut info sudah ada Event Organizer (EO) yang mencoba mulai mengadakan latber / kontes trucukan ini sehingga di beberapa tempat burung trucukan yang sudah rajin berbunyi  untuk saat ini berkisar Rp 150 ribu – 250 ribu bahkan lebih mahal lagi.




Memang sempat diprediksi bahwa pada saat nanti ada kemungkinan burung trucukan akan juga dikonteskan. Untuk itu tidak perlu kecil hati bagi yang memiliki burung trucukan, tetaplah merawatnya dengan kasih saying sehingga dapat menjadikan harga burung trucukan yang kita miliki menjadi berharga lebih dari sebelumnya, apalagi jika sudah “Ngaruda” harganya pun akan lebih mahal lagi.




ARTIKEL LAIN TENTANG TRUCUKAN:

Demikian sekedar share

Semoga bermanfaat
Salam burungbudidaya