Showing posts with label Hobby. Show all posts
Showing posts with label Hobby. Show all posts

Thursday, December 18, 2014

TIDAK HANYA JENIS LOKAL, KENARI UNGGULAN PUN TURUN HARGA

damai Kendati akhir-akhir ini untuk beberapa jenis burung tetap dalam posisi harga yang masih stabil, seperti Kacer, Jalak Suren, Cucak Ijo, Cucak Rowo dan beberapa burung lainnya dan bahkan ada juga burung jenis lain yang justru harganya semakin melambung seperti Murai Batu, wa bil khusus Murai Batu yang nota bene berasal dari daerah Medan atau yang kita lebih sering kenal dengan sebutan Murai batu Medan, dan burung Pentet / Cendet / Plentet yang menurut beberapa sumber sedang naik harga di daerah Jawa Tengah. Namun demikian tidak bisa dipungkiri lagi, Kenari juga sedang terjun bebas, tidak terkecuali kenari yang jenis-jenis di atas lokal. Jika kenari lokal saat ini harga anakan bahan umur sekitar 3 bulanan antara Rp 100 – Rp 150 ribu tentunya tergantung kondisi. 

Dan pada saat ini lebih extreme lagi adalah harga kenari dengan kualitas di atas lokal, seperti AF, F1, dan sejenisnya yang harganya sangatlah murah, apakah karena salah memasukkan angka ketika pasang iklan ataukah memang benar adanya, dan itupun masih bisa dinego sebagaimana yang tampak pada gambar yang sempat kami klip dari salah satu sebuah web iklan yang sudah sangat terkenal di Indonesia link berikut : 
http://www.olx.co.id/ 



Fenomena seperti ini memang kerap terjadi dikala sangat mudahnya membudidayakan atau beternak burung yang memang sangat mudah dikembangbiakkan sebagaimana burung love bird yang juga hingga saat ini kondisi love bird yang sudah gacor saja hanya dibandrol sekitar Rp 250 ribu dan itupun plus kandang, padahal ketika pada musim love bird sedang jaya-jayanya, anakan love bird usia 2 bulanan saja harganya bisa mencapai Rp 600 ribu bahkan lebih untuk jenis tertentu, apalagi jika sudah dewasan dan gacor. 

Demikian juga hal itu yang sekarag terjadi pada burung Kenari, baik kenari lokal, AF, Silangan AF, F1, silangan F1 dan lain-lainnya, sangking mudahnya menernak kenari akhirnya para kicau mania pun berlomba-lomba untuk menernakkan dan ketika berhasil secara otomatis jumlah burung kenari pun semakin banyak.

Logikanya, yang hanya punya sepasang burung Kenari saja bisa menernakkan dan secara otomatis yang tadinya hanya punya 2 ekor bisa menjadi 6 ekor dari anakan 4 ekor, artinya untuk apa beli di pasar jika beternak sendiri saja bisa. Sementara di pasaran anakan kenari hasil ternakan para pengusaha ternak burung (Breeder) juga menggelontorkan burung hasil ternakannya tersebut dan secara otomatis juga semakin membludaklah stock kenari anakan di pasaran, dan itulah menurut pendapat para kicau mania yang mengakibatkan harga kenari anjlok termasuk juga kenari jenis unggulan sekalipun.

Demikian dan semoga bermanfaat.
Salam burungbudidaya

BACA ARTIKEL LAIN TENTANG KENARI:


    

Wednesday, December 17, 2014

HARGA CIBLEK SEMI YANG LEBIH MAHAL DARI CIBLEK KRISTAL

damai– Khusus untuk yang satu ini berbeda dengan kebiasaan yang sering terjadi di kalangan perburungan kita pada umumnya, khususnya untuk Ciblek Mania, dimana pemilik ciblek Kristal dengan kondisi yang sudah gacor yang kebanyakan banyak orang yang mencarinya, namun justru ketika ada kicau mania yang memiliki ciblek semi dengan model burung sebagaimana yang tampak seperti di gambar ini, yang empunyanya adalah pemain Ciblek dari Bekasi, justru pemilik Ciblek Kristal ngajak barter dengan pemilik ciblek semi dan pemilik Ciblek Kristal yang nambahin, apakah ga terbalik ini ? …. heheheh. nah itulah yang namanya hobby, tidak bisa diukur dengan batasan-batasan tertentu, sekali senang tetap senang.

Nah, yang jadi pertanyaan kita adalah, seperti apa sih kondisi Ciblek Semi ini sehingga pemilik Ciblek Kristal berkeinginan memilikinya sekalipun dengan memberikan tambahan ? Atau apakah sekarang memang kondisi akhir-akhir ini demikian apa ada alasan lain ?

Menurut info dari seorang kawan yang menceritakan pengalaman ini, sebenarnya kondisinya biasa-biasa saja, performa dari kedua Ciblek yang berbeda species ini juga tidak berbeda jauh, dengan variasi ocehan juga sama-sama memiliki kualitas, namun begitulah kondisinya, yang terjadi di lapangan. Kembali lagi bahwa yang namanya hobby tidak bisa kita ukur dengan batasan-batasan tertentu bahkan dengan harga sekalipun.

Demikian sekilas info dan semoga bermanfaat
Salam burungbudidaya

sumber: damai9.blogspot.com

LAINNYA TENTANG CIBLEK : 

Sunday, November 30, 2014

CARA MERAWAT BURUNG KASO-KASO AGAR RAJIN BUNYI DAN GACOR SEBAGAI MASTERAN (LEBIH ASYIK JIKA SUDAH JINAK KANDANG)

damai Karena jenis dan spesies memang sangat banyak sekali ragam burung yang ada di sekitar kita. Memang burung ini tidaklah terlalu popular jika dibandingkan dengan jenis burung lainnya, seperti Murai Batu, Kacer, Jalak Suren, Cucak Ijo, Kenari dan juga jenis burung lainnya yang memang sudah trend dan sudah banyak pula para penggemar burung yang mengenali namanya satu per satu. Namun tidak demikian dengan burung yang sesuai di gambar ini, Kaso-kaso namanya, memang kedengarannya sangat aneh dan sempat terbayang dengan material bahan bangunan … hehehe. Burung ini sangat jarang sekali orang memelihara dan merawatnya sekalipun terkadang kita sering melihat di beberapa pasar burung yang sempat kita datangi, tidak sedikit pedagang burung yang juga menyediakan dan memajang burung kaso-kaso sebagai tambahan pelengkap koleksi burung dagangannya dengan harga yang memang sangat murah meriah.

Kendati demikian sebenarnya kaso kaso merupakan burung yang cocok untuk dijadikan sebagai burung masteran ataupun untuk sekedar dirawat sebagai tambahan koleksi, dengan suara yang lumayan bervariasi jika sudah rajin dan gacor dengan volume yang lumayan keras, lumayan untuk menambah suasana keramaian di rumah.

Adapun perawatan Kaso-kaso agar cepat bunyi dan gacor adalah sebagai berikut:
1.     Pada pagi hari berikan kroto cukup ½ sendok teh 2-3 hari sekali sebelum dimandikan, namun ada komentar dari sebagian penggemar burung, “Sayang-sayang lah, masa’ kaso-kaso dikasih kroto !? nek murai, kacer yo pantes”. hehehe…. ya namanya juga pendapat….!
2.     Sebagaimana burung lainnya, mandikan burung dengn spray sekitar jam 7 an, namun biasanya setelah kita semprot menggunakan sprai terkadang burung akan melanjutkan kembali dengan mandi sendiri pada cepuk minum yang ada di dalam kandang dan selanjutnya diangin-angin kan selama beberapa menit sambil berikan jangkrik ukuran kecil 3-4 ekor.
3.     Selanjutnya jemur selama + 1-2 jam, atau bisa lebih jika cuaca tidak terlalu terik
4.     Dan kemudian berikan makanan berupa voer yang berkualitas dan juga buah pisang, namun untuk burung yang 1 terkadang sedikit unik, makan yang berupa voer biasanya tidak langsung ditelan namun sebagaimana kaso-kaso yang saya miliki ini akan mencelupkan voernya ke dalam cepuk minum sebelum menelannya, sehingga dalam sehari terkadang cepuk minum akan lebih cepat kotor jika dibandingkan cepuk minum burung lainnya.
5.     Lakukan secara rutin    

Akan lebih asyik lagi jika burung yang kita rawat sudah jinak kandang, karena pada saat pagi hari kita akan membersihkan kandang, kita cukup buka pintu kandang, biarkan burung keluar dari kandang dan terbang di pepohonan yang ada di sekitar depan rumah kita, dan kita leluasa membersihkan kandang dan juga menggantikan makanannya, seusai kandang kita bersihkan tidak lama kemudian kembalilah si burung ke kandangnya semula, maka hal yang demikian bisa menjadikan pemandangan yang berbeda yang cukup indah di rumah kita, karena kebetulan kaso-kaso merupakan burung yang sangat mudah jinak sebagaimana sering kita lihat burung kutilang di kampung-kampung yang juga mudah sekali jinak.

Demikian dan semoga bermanfaat

Salam burungbudidaya 
sumber: damai9.blogspot.com
ARTIKEL TERKAIT BURUNG LAINNYA :

Wednesday, November 12, 2014

CARA MERAWAT MURAI BATU AGAR TETAP FIT SAAT MUSIM HUJAN

damai- Seperti pada artikel lainnya tentang cara merawat burung agar tetap fit di saat musim hujan, tidak berbeda jauh dengan jenis burung pemakan serangga lainnya, sebagaimana perawatan burung kacer, kenari dan juga burung lainnya.  

Berikut adalah beberapa cara untuk mengantisipasi dan mengkondisikan agar burung Murai Batu tetap fit selama musim hujan:

Tuesday, November 11, 2014

CARA MERAWAT BURUNG KACER DI SAAT MUSIM HUJAN AGAR TETAP SEHAT FIT

damai- Pada awal atau pertengahan bulan Oktober lalu di sebagian daerah atau wilayah sempat terjadi hujan dengan intensitas yang mungkin belum terlalu besar, namun akhir-akhir  ini sudah mulai sering terjadi hujan dan mungkin akan terjadi selama musim penghujan ini selesai yaitu sekitar bulan Maret nanti, sehingga secara tidak langsung akan berpengaruh pada burung yang kita miliki termasuk juga burung Kacer.

Ada beberapa cara untuk mengantisipasi dan mengkondisikan agar burung Kacer tetap fit selama musim hujan:

Wednesday, October 29, 2014

MEMBUAT KENARI AGAR CEPET NGEPLONG DENGAN MEMBERIKAN DAUN MENGKUDU / DAUN PACE MUDA

damai9 – Memang kita terkadang penasaran terhadapa burung kenari yang kita miliki dengan waktu yang sudah relative lama dan umurnya pun sudah lumayan dewasa namun suaranya tetap kecil dan ngeriwiknya juga kecil (tidak ngeplong) seperti beberapa burung kenari milik tetangga yang kita lihat.

Ada beberapa tips yang sudah diinformasikan kepada kami tentang bagaimana caranya untuk membut burung kenari yang semula suaranya kecil menjadi besar (ngeplong).

Info yang kami peroleh dari kawan dan juga sudah dipraktekkannya, adalah dengan memberikan daun mengkudu/daun pace yang masih muda (pupus) selama sekitar 6 hari atau 1 mingguan. Memang kedengarannya aneh, namun itulah kenyataannya. Daun mengkudu muda yang oleh beberapa warga terutama penduduk batawi asli yang sering dijadikan sebagai bahan campuran dalam membuat nasi goreng saat menyantap sarapan pada pagi hari. Yang pasti ada kandungan zat yang terdapat pada daun menkudu yang kita belum tahu persis kandungan dan khasiatnya sehingga bisa manjadikan perubahan suara pada burung kenari dan juga yang sering dikonsumsi sebagai bahan campuran membuat nasi goreng oleh warga betawi khususnya, memang dicobain enak juga siiih…. hehehehm...


Terlepas dari itu semua, tentunya ada juga obat perangsang untuk membuat suara kenari agar bisa negplong yang dijual di toko-toko burung.

Demikian sekedar tips yang sudah dibagikan oleh kawan kepada kami.


ARTIKEL LAIN TERKAIT BURUNG KENARI:

Semoga bermanfaat
Salam burungbudidaya

Tuesday, October 28, 2014

KEUNGGULAN DAN KELEBIHAN KENARI TAIWAN DAN JUGA KELEMAHANNYA

Bagi sesama penggemar burung (kicaumania) tidak jarang ngobrol
ngalor ngidul
.. pul..-kumpul, bisa disebut begadang sambil ngopi dan “ngasep” bareng-bareng dan yang dibahas paslitah sekitar perihal burung tentunya, namun terkadang juga membahas tentang hal lain yang bukan masalah burung, tetapi semoga apa yang diobrolkan, apapun itu permasalahannya yang pasti semoga bisa membawa manfaat terutama jalinan silaturrahmi yang akhirnya menjadi banyak kawan dan pertemanan, karena dari pertemanan siapa tahu ada info positif lainnya seperti pekerjaan, perjodohan (bagi yang mungkin lg cari jodoh), dan juga hubungan kemanfaatan lainnya, dan biasanya sangking enaknya ngobrol apalagi jika punya gacoan baru yang sempat jadi jawara dalam perlombaan, ataupun punya burung yang baru beli dengan kualitas bagus, seketika itu terkadang hingga lupa waktu, tahu-tahu sudah jam 2 pagi… no problemo, yang penting asalkan bisa membawa diri jangan sampai kewajiban utama esok harinya terkalahkan gara-gara begadang, maka kata bang H. Roma Irama, “jangan begadang jika tidak ada artinya…” hahahahah… kok malahan nyanyi…



OK, kita bahas tentang judul diatas, ada sedikit cerita seorang Kenari Mania tentang Kenari Taiwan yang pernah dimilikinya, menururt beliau kenari Taiwan miliknya tiba-tiba berhenti bunyi (mandeg) dengan penyebab yang tidak diketahui secara pasti. Dan menurut beliau akan membutuhkan waktu yang lama untuk menjadikan kenari Taiwan tersebut dapat kembali rajin bunyi seperti sedia kala. Entah sama atau tidak atara kenari Taiwan dengan jenis kenari lainnya, atau mungkin tidak terlalu berbeda jauh dengan jenis kenari biasa, jika memang hal itu benar meungkin penyebab kenari berhenti bunyi atau macet bunyi adalah sebagaimana yang pernah disampaikan pada artikel sebelumnya yang bisa dibaca disini.

Mengenai kenari Taiwan, dan dengan kenari Taiwan yang kami miliki, memang memiliki keunggulan dan kelebihan tersendiri, dengan variasi suara yang lebih banyak dan lebih unik jika dibandingkan dengan kenari lainnya, namun demikian sebagaimana yang sudah dijelaskan di paragraph diatas, jika terdapat kesalahan dalan perawatan baik karena unsur tidak tahu atau mungkin karena kelupaan ngerawat karena sangking banyaknya jenis burung yang dimiliki hingga akhirnya menjadi macet bunyi maka untuk memulihkan sebagaimana kondisi semula maka membutuhkan waktu yang cukup lama dan membutuhkan kesabaran, maka biasanya pemilik kenari Taiwan jika kondisi sedang macet bunyi dilelang dang anti dengan yang lain.

Demikian sekilas perihal Kenari Taiwan, semoga bermanfaat
Salam burungbudidaya

Friday, October 24, 2014

ZEBRA FINCH PUN LUMAYAN BUAT MENAMBAH VARIASI KICAUAN SUARA BURUNG DIRUMAH PADA PAGI HARI


damaiBerawal dari seorang kawan yang sempat memiliki burung Zebra Finch yang boleh didapat dari kawannya yang mikat burung jenis lain, namun yang terperangkap malah burung Zebra Finch tersebut. Hanya selang beberapa hari merawat kemudian ditawarkan ke kami untuk meneruskan merawatnya, dan Alhamdulillah hingga saat artikel ini kami susun masih kami rawat dengan baik.

Sebenarnya scara specific ketika kami mencoba search artikel di Pak De Google… hehehe, ternyata penggemarnya lumayan banyak juga, selain itu Zebra Finch termasuk salah satu burung yang bukan hanya sekedar banyak di tangkarkan di Indonesia tetapi bahkan di manca Negara seperti Australia, Portugal, Brazil dan bahkan hingga Amerika sebagaimana yang dimuat oleh omkicau.com.

Secara sepintas Zebra Finch tidak berbeda jauh dengan burung mprit (pipit) yang banyak tersebar di wilayah pedesaan terutama di sawah, namun tidak tahu mengapa harganya bisa sangat mahal dengan kisaran harga 100 ribu hingga 500 ribu bahkan ada yang lebih mahal dengan jenis tertentu sebagaimana yang kami peroleh di internet, namun dengan model yang hampir sama dengan burung mpit/pipit jawa, dengan harganya hanya tidak lebih dari 5 ribu rupiah. Yang jadi pertanyaan kita mengapa perbedaan harganya sangatlah terpaut jauh sekali ? apakah hanya karena ZF adalah burung impor ? tak tahu lah itu….

Sudah selayaknya kita harus bangga dengan apa yang kita miliki sendiri, maksudnya bangsa kita sendiri, terutama dari jenis faunanya dan lebih spesifik lagi adalah segala jenis burung asli Indonesia.

Bagi penghobi burung memang tidak terlalu melirik ZF, karena memang bukan termasuk burung ocehan sebagaimana burung-burung ocehan lainnya seperti Murai Batu, Kacer, Cucak Ijo, Kenari, Jalak Suren  dan jenis lainnya, tetapi lain halnya jika penghobi burung dengan melihat sisi keindahan warna bulu-bulunya maka ZF termasuk salah satu burung yang perlu juga untuk dinikmati keindahannya, dan tidak hanya itu patut juga untuk coba dilestarikan di Indonesia.

Demikian semoga bermanfaat
Salam burungbudidaya

Friday, October 17, 2014

CARA MERAWAT BURUNG KENARI AGAR TETAP SEHAT DAN FIT SAAT MUSIM HUJAN

damai- Ada beberapa cara untuk mengantisipasi dan mengkondisikan agar burung Kenari tetap fit selama musim hujan:
  1. Agar mengurangi  volume mandi.
  2. Penambahan extra fooding (EF), khusus untuk burung kenari jika pemberian telur puyuh biasanya tidak setiap hari, maka pada musim hujan diusahakan  agar diberikan telur puyuh setiap hari.
  3. Pemberian Multi Vitamin adalah faktor yang tidak boleh diremehkan terutama yang menyangkut agar burung tetap fit selama musim hujan, banyak direkomendasikan oleh  pakar seperti yang banyak di muat di internet (produk keluaran dari www.omkicau.com ). “Katur Om Duto, nyuwun sewu nggih Om …. dalem tulis website panjenengan… J “  
  4. Usahakan, apabila kita termasuk orang yang dalam kesehariannya di rumah, ketika muncul sinar matahari kapanpun munculnya, segerakan jemur burung walau hanya sebentar.
  5. Pada saat hujan turun, apabila di luar rumah cuaca dingin dan burung terlihat kedinginan, lebih baik burung dimasukkan ke dalam rumah agar lebih hangat dan apabila setelah dimasukkan ke rumah burung masih terlihat diam saja, memekarkan bulu-bulunya dan mata terpejam, alangkah lebih baiknya lagi burung dikeredong.
Demikian sedikit tips perawatan burung selama musim hujan agar tetap sehat dan fit.
Semoga Bermanfaat
Salam burungbudidaya 

sumber gambar dari: www.pojok-vet.com 

Thursday, October 16, 2014

BURUNG PLECI "DATANG TAK DIUNDANG"

damai- Selisih 2 hari setelah menulis artikel tentang Pleci, burung kecil tetapi jika sudah bagus bisa dikategorikan burung mahal. Kali ini saya share tentang burung yang tiba-tiba muncul tanpa diundang … heheheh.

Bermula dari rutinitas setiap pagi sebelum berangkat nguli, seperti biasa ngurusin burung peliharanan, memandikan, menjemur, membersihkan kandang, memberi dan mengganti makanan dan juga membersihkan taman dan tanaman di sekitar rumah karena kebetulan ada beberapa burung di rumah yang memang di gantang di sekitaran teras lantai atas yang kebetulan banyak juga tanaman yang juga harus dirawat dan termasuk diantaranya burung Pleci.

Setelah selesai semuanya tinggal persiapan berangkat tugas, tiba-tiba dari dalam rumah terdengar suara burung asing yang tidak pernah terdengar sebelumnya, pas pintu rumah saya buka ternyata burung pleci dengan ukuran lumayan besar dari umumnya namun ga tahu kualitasnya hingga kini belum ketahuan. Anehnya burung tidak terbang kemana-mana dan hanya pindah dari pohon satu ke pohon yang lain di sekitar taman, dan langsung saja saya bergegas ambil kandang kosong karena kebetulan masih ada kandang ukuran kecil yang cocok untuk pleci dan kemudian menyiapkan perlengkapan untuk mencoba menggiring agar pleci mau masuk kandang, sebagaimana layaknya orang memikat burung pintu diikat benang dengan kondisi terbuka agar burung bisa masuk dan kemudian benang di lepas dan akhirnya burung tertangkap. Namun enaknya dan tidak pakai susah payah dengan menunggu lama, ketika kandang saya angkat dan akan kami gantung di posisi yang pas, tiba-tiba dengan kandang masih di tangan burung langsung nyamper dan nangkring di palang pintu kandang namun tidak langsung masuk dan akhirnya sempat nunggu beberapa saat sambil megang kandang dan akhirnya burung masuk juga… heheheh…. dan inilah wujud burung yang hingga kini masih ada…   





Mungkin pengalaman yang sama juga pernah dialami oleh kawan-kawan ketika sedang memikiat saat ada burung liar yang tiba-tiba masuk atau bertamu kerumah kita, “biarin aja dipersilahkan masuk… heheh.. apalagi kalo burung murai batu … hahaha, ngarep banget ya ..! becanda lho mas…”  

Intinya jangan kecil hati dengan apa yang kita miliki walaupun terkadang sempat “dinyek wong lio gara-gara ngingu pleci” (bhs jawa: diejek orang lain gara-gara merawat pleci) tapi ternyata ketika sudah berhasil menjadikan burung yang berkualitas tidak kalah dengan burung yang harga bahnnya jutaan rupiah.
Demikian
Salam burungbudidaya

Wednesday, October 8, 2014

SEBENARNYA SEPERTI APAKAH KARAKTER BURUNG KENARI ?

Pernahkah anda memiliki kenari yang tak kunjung gacor ? padahal umurnya sudah lumayan dewasa, perawatan juga sudah sesuai yang banyak sebagaiman yang banyak disarankan di berbagai media baik internet maupun majalah perburungan, dan ada juga yang didapat dari informasi kawan sesama penghobi burung terutama Kenari, namun mengapa tak kunjung rajin juga bahkan sudah diusahakan dengan berbagai macam cara perawatan extra, seperti vitamin dan EF lainnya. Sementara milik kawan yang lain terkadang dengan usia yang relative muda dan perawatan yang ala kadarnya tetapi rajin bunyi dan gacor bahkan kualitas suaranya melebihi burung yang diklaim sebagai burung keturuan Kenari Juara, namun apakah semua itu bisa dijadikan patokan ?


Kembali pada pokok permasalahan di atas, ada pendapat dari seorang penghobi kenari menjelaskan, bahwa sebenarnya setiap burung kenari masing-masing memiliki karakter yang berbeda-beda tak terlepas dari kenari jenis apapun, sebagaimana yang sudah dicontohkan di atas, sehingga walaupun kenari dari keturunan kenari yang berkualitas bagus, belum tentu kualitasnya akan sama seperti induknya, namun demikian faktor keturunan tetap saja terdapat efek sekalipun hanya beberapa % termasuk menjadi salah satu sebab kenari menjadi berkualitas.


Namun demikian tidak juga bisa ditebak dan tidak jarang kita temukan keturunan kenari yang bukan juara ternyata banyak juga menjadi kenari yang berkualitas dan memiliki karakter sebagai kenari jawara. Sehingga dalam hal ini ada juga faktor keberuntungan ketika kita membeli burung kenari yang pada saat kita beli masih dalam kondisi bahan, artinya ada kemungkinan jika kita beruntung kita akan mendapatkan yang bagus namun jika sedang tidak beruntung maka harus kita terima dan jangan sampai kita putus asa dalam merawatanya dalam kondisi apapun dan burung dengan karakter apapun.



Salam burungbudidaya

       

OPIOR JAWA ATAU CUCAK GENTONG BISA DISEBUT "ROBIN JAWA", BURUNG KECIL BERSUARA KENCANG

damaiPada artikel yang pernah dimuat perihal pertanyaan kepada diri sendiri nama burung yang pada waktu itu belum tahu namanya, dan ternyata setelah mencari-cari ternayata burung tersebut adalah Opior Jawa (Robin jawa), atau banyak orang kenal dengan Cucak Gentong (CG).

Saat ini CG sangat banyak kita temukan di pasar-pasar burung di Jakarta, seprti di pasar Kebayoran Baru, Pasar Burung Pramuka, Pasar Burung Ciledug dan beberapa pasar burung lain di daerah Jakarta dan sekitarnya.

Opior Jawa (Robin Jawa) atau Cucak Gentong termasuk burung koloni sebagaimana saudaranya yang labih tenar terlebih dahulu yaitu burung pleci atau kaca mata, suara CG ngeplong lumayan juga untuk dijadikan tambahan koleksi burung di rumah sekaligus sebagai burung masteran untuk kacer, cucak ijo, kaca mata, Jalak Suren dan lain-lain. Pengalaman terjadi pada burung kacer milik sendiri yang pernah termaster oleh burung tersebut. Saat itu kondisi Kacer sedang mabung, dan setelah selesai mabung ternyata ketika sempat mulai rajin lagi berkicau pasca mabung terdengar suara Cucak Gentong ngeplong yang lumayan unik yang diteriakkan oleh Kacer.

Terlepas sebagai burung masteran, sebenarnya sebagai burung rawatan sendiri juga lumayan apalagi jika sudah jinak tangan, karena sebagaimana burung pleci burung Cucak Gentong atau Robin Jawa ini pun bisa jinak tangan sebagaimana burung-burung lain seperti pleci apabila kita rawat dalam jangka waktu lama dan dengan rawatan yang sabar dan penuh dengan rasa sayang.
  
Perawatan burung Opior Jawa (Robin Jawa) atau Cucak Gentong

Karena termasuk burung pemakan buah, burung ini sangat suka dengan buah pisang terutama piosang kapok, bisa juga dengan papaya, melon dan juga diselingi dengan ulat hongkong cukup 5 ekor 3 hari sekali, demikian juga kroto cukup 1 sendok teh setiap 3 hari sekali, dan juga dengan voer malau kasar. Disertai dengan perawatan lainnya seperti memandikan, menjemur, membersihkan kandang, dan lebih lagi sediakan cepuk ukuran lumayan besar karena Cucak Gentong termasuk burung yang sukan mandi.

Dengan harga yang sangat relative murah antara 25 ribu – 40 ribu dan apabila sudah jadi, rajin dan gacor serta jinak bisa berharga hingga Rp 200 ribu, karena pernah ada kawan yang menjual seharga tersebut.

Artikel Terkait Lainnya:

Demikian share pengalaman dan semoga bermanfaat
Salam burungbudidaya

Thursday, August 28, 2014

CARA MUDAH MEMBEDAKAN SERINDIT JANTAN DAN BETINA

damaiAda bebera artikel yang membahas tentang burung Serindit. Sebagaimana yang pernah diutarakan pada artikel sebelumnya perihal prospek burung serindit yang akan menjadi salah satu dari burung yang difavoritkan sebagaimana yang bisa dibaca disini.

Pada saat ini memang belum begitu membahahana namun dalam jangka kedepan tidak menutup kemungkinan akan menjadi salah satu burung trend, dengan catatan jangan sampai seperti kawan paurh bengkok yang hamper serupa yaitu Love Bird yang memang untuk saat ini sedang terjun bebas alias harganya yang sangat jatuh, sebelum pada saat booming kisaran harganya 800 – 1 jutaan untuk jenis burung yang tidak terlalu diunggulkan, namun untuk saat ini dalam kondisi yang sama harnya sekitar 200 - 250 ribuan. Tetapi tidak menutup kemungkinan pada masa mendatang bisa meroket lagi.

Berbeda dengan lovebird, harga serindit relative murah dan ketika sempat survey ke pasar Burung di Kebayoran Lama harga serindit berumur sedang sekitar 75 – 100 ribuan.

Terlepas persoalan diatas, perihal burung serindit yang banyak diberitakan di media perburungan yang kemungkinan akan menjadi salah satu burung yang dijagokan, untuk itu perlu diperhatikan bagaiman cara membedakan jenis kelamin jantan dan betinanya. Sangat simple sekali cara membedakannya yaitu, untuk Jantan pada kepala bagian atas terdapat warna biru tua sebagaiman tampak pada gambar diatas, sedangkan betina berwarna hijau seperti warna hijau lainnya dan jantan pada bagian dada sebelah atas terdapat warna merah agak bulat dan yang betina berwarna kuning semu.

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA:


Demikian dan semoga bermanfaat

Salam burungbudidaya 

Wednesday, August 20, 2014

INDAHNYA KEBERSAMAAN DALAM MERAWAT BURUNG OLEH SUAMI ISTRI

Jalak Suren (ils.)
damaiPenghobi burung (kicau mania) biasanya lebih ditekuni oleh kalangan kaum Adam (orang laki-laki) saja karena sangat jarang kaum hawa yang menekuni bidang ini sekalipun pada dasarnya kaum hawa pun juga ikut menikmati indahnya alunan suara kicauan burung yang dimiliki oleh kaum laki-laki dalam keluarganya, baik oleh si istri jika yang memiliki burung adalah suaminya, oleh ibunya jika yang memelihara burung adalah anaknya, oleh adik perempuannya jika yang merawat burung adalah Abangnya, atau bahkan tetangganyapun ikut merasakan dan menikmati kemerduan suaranya.

Diantara ribuan bahkan jutaan kicau mania yang sudah berkeluarga yang mungkin memiliki cerita yang sama yaitu istri cenderung kurang setuju dengan hobby yang ditekuni oleh suaminya, memang betul, karena terkadang urusan keluarga jadi terbengkalai gara-gara selalu buruuuuuung saja yang diurusin, anak jadi kurang diperhatikan, pekerjaan rumah jadi terabaikan, bahkan ada hal lain yang lebih dari semua itu…

Namun dibalik itu semua ada kisah pengalaman indah yang terjadi di sebuah keluarga (suami + istri) yang ternyata keduanya sama-sama menyukai burung dan penghobi burung, sebut saja Bang Ajay beserta istrinya yang tinggal di kawasan belakang Ragunan yang dalam kesehariannya diantara keduanya saling membantu dalam merawat burung-burung milik mereka, sebagaimana ketika pada saat kami berkunjung ke rumah beliau memang benar apa yang terjadi, sebagai satu contoh jalak suren milik bang Ajay yang mereka rawat sejak masih lolohan (menurut pengakuan suami istri yang sudah memiliki 1 anak ini)hingga menjadi burung yang gacor, jinak, sebagaimana jalak suren yang sama-sama kita tahu jikalau sudah jinak dan gacor begitulah kondisinya, itu adalah rawatan mereka berdua, sampai-sampai si istri melarang burung jalak surennya tidak boleh dijual dan memang dengan istri Bang Ajay, jalak suren ini bisa diibaratkan bagaikan teman bermain dan sudah bukan seperti hewan peliharaan lagi karena sangking akrabnya interaksi antar keduanya dan ada rasa imbal balik yang terjadi diantara keduanya menjadi hubungan yang saling menguntungkan. Begitu juga dengan burung-burung lainnya yang mereka miliki juga dirawat bersama-sama.

Terlepas dari itu, jika memang kondisi di rumah kita tidak seperti sebagaimana yang terjadi pada kisah diatas yang mengakibatkan kemungkinan kecenderungan istri kurang setuju dengan hobby yang kita tekuni, maka sekalipun kita tetap masih kekeuh dengan pendirian pada hobby kita selayaknya kita juga jangan sampai mengenyampingkan kewajiban-kewajiban yang lebih utama yang harus kita dahulukan.

Demikian sedikit kisah singkat kebersamaan yang patut kita teladani.

Semoga bermanfaat,
Salam burungbudidaya