Showing posts with label Jalak. Show all posts
Showing posts with label Jalak. Show all posts

Friday, May 2, 2014

Teknik Menangkar Jalak Suren


 

Teknik Menangkar Jalak Suren | Bro Kicau -Jalak suren sesungguhnya dapat ditemukan nyaris di semua pelosok Indonesia. Tetapi, saat ini burung ini makin susah ditemukan. Apa yang dihadapi burung lain, populasinya semakin hari semakin susut di alam, nyatanya juga dihadapi jalak suren. Pencemaran sawah oleh pestisida, penangkapan untuk dipelihara atau diperdagangkan, serta penciutan rimba adalah pemicu utama berkurangnya populasi jalak suren yang bernama ilmiah Sturnus contra jalla.

Kelebihan jalak suren
Jalak suren dilambangkan untuk burung jinak penjaga rumah. Dengan pelihara burung ini, rumah bakal senantiasa terjaga tiap-tiap hari. Barangkali ada benarnya asumsi ini lantaran jalak suren adalah burung yang benar-benar sensitif. Bila ada orang datang, bakal bertemura nyaring serta beragam. Dapat dimengerti bila beberapa orang yang pelihara burung ini.

Ada empat argumen orang pelihara jalak suren. Pertama, untuk melindungi rumah. Ke-2, untuk kesenangan. Ketiga, untuk memancing nada burung lain supaya turut berkicau. Kecerewetan jalak uren bakal merangsang burung lain untuk keluarkan nyanyiannya. Jalak suren bisa jadikan master untuk whamei atau whabi. Ke empat, untuk ditangkarkan. Usaha penang-karan dilatarbelakangi oleh kesa-daran pada kelestarian type burung ini serta argumen ekonomis. Jalak suren hasil penangkaran bisa diperjualbelikan dengan harga Rp 350. 000, 00 per gunakan.

Membedakan jantan serta betina
Jalak suren mulai dewasa pada usia 8-10 bln.. Ciri fisik serta perilaku burung jantan serta betina mulai dapat dibedakan. Untuk membedakannya, mesti dikerjakan dengan penilaian yang seksama.

Jalak suren jantan mempunyai badan berupa lurus dengan ukuran relatif semakin besar dari betina. Badannya lonjong serta panjang, kepa-lanya semakin besar serta bulat, paruhnya relatif lebih panjang serta kokoh. Bulu kepala, punggung, serta dada berwarna hitam legam serta mengilat. Warna merah pada kulit diatas mata lebih cerah serta terang. Di bagian yang mempunyai bulu warna putih, di badan sisi bawah, terlihat lebih bersih. Ekornya sedikit lebih panjang serta menyatu. Jari-jari kakinya lebih panjang serta lebih kokoh. Jambul kepalanya lebih panjang serta lebih melebar waktu mengembang.


Yang betina mempunyai wujud badan bulat serta pendek. Warna hitam serta putihnya agak suram. Paruh, jari kaki, serta ekornya lebih pendek serta halus. Kepalanya agak ramping. Warna merah di bagian mukanya lebih pucat di banding burung jantan.

Diluar itu, kesibukan serta gerakan burung jantan relatif lebih lincah serta agresif dari yang betina. Nada ocehannya lebih cerewet, beragam, serta lebih keras dari betina.

Untuk maksud penangkaran, burung jantan serta betina mesti diambil yang mempunyai pandangan mata tajam, postur tegap, gesit, gerakan lincah, nada lantang, serta nafsu makan tinggi.

Langkah menangkar

Penangkaran adalah jalan keluar utama dalam melindungi populasi jalak suren agar tak hingga punah. Dalam menangkarkan jalak suren, beberapa hal di bawah ini butuh di perhatikan.

Kandang baiknya mempunyai wujud meninggi. Didalam kandang disiapkan tanaman yang tinggi, bercabang banyak, serta berdaun lebat, umpamanya kemuning, klampis, kersen, atau tanaman lain yang serupa dengan tanaman itu. Lantai kandang juga butuh ditanami tanaman perdu atau semak serta rumput-rumputan. Tempat berteng-ger diupayakan yang besar atau melebar untuk mempermudah perkawinan. Tempat pakan mesti cukup cukup serta kebersihannya dijaga. Tempat minum serta mandi juga butuh disiapkan. Cahaya matahari mesti bisa masuk ke kandang dengan cara cukup. Banyak cahaya matahari yang masuk benar-benar memastikan produktivitas perkawinan serta telur. Diluar itu, pastinya juga butuh tempat berteduh pada saat ada hujan.

Menurut pengalaman, jalak suren yang diletakkan dalam kandang memiliki ukuran 100 x 175 x 200 cm atau yang semakin besar lagi (3 x 3 x 4 m) nyatanya dapat berkembang biak dengan baik. Perlengkapan yang ada didalam kandang diatur sampai mirip keadaan alami.

Pakan yang didapatkan berbentuk pepaya, pisang, serta serangga (umpamanya kroto, ulat bambu, ulat hongkong, atau jangkrik.

Diluar itu, juga di beri voor yang berkwalitas baik. Dengan pakan seperti ini, sepasang jalak suren yang telah jodoh bakal berkembang biak dengan baik.

Jalak suren mulai siap berbiak pada usia 10-12 bln.. Setahun untuk betina serta 1, 5-2 th. untuk jantan adalah usia ideal untuk penjodohan. Umumnya betina lebih cepat dewasa kelamin di banding jantan.

Teknik penjodohan bisa dikerjakan dengan cara-cara. Pertama, bila jumlahnya banyak, penjodohan dapat dikerjakan dengan cara bebas. Berarti, masing-masing burung dibebaskan menentukan pasangannya. Apabila ada sepasang burung yang sama-sama berdekatan, berkicau sahut-sahutan, serta bercumbu, itu tandanya jodoh. Burung yang telah jodoh mesti dipindahkan dalam kandang sendiri. Umumnya burung yang telah jodoh bakal merajai diantara yang lain serta menyerang sesamanya atau sebaliknya diganggu oleh yang lain yang keduanya sama jodoh atau berebut jodoh. Ini bakal mengganggu sistem perkawinan serta perkembangbiakan selanjutnya.

Bila cuma ada dua ekor, seekor jantan serta seekor betina, penjodo-han bisa dikerjakan dengan mendekatkan betina ke jantan. Langkahnya, burung betina dimasukkan dalam sangkar kecil atau sangkar gantung. Burung jantan dilewatkan dalam kandang penangkaran. Setelah itu, sangkar kecil diisi burung betina dimasukkan ke dalam kandang penangkaran. Lantaran mempunyai karakter berahi yang tinggi serta musim kawin selama th., ke-2 burung ini bakal selekasnya jodoh.

Burung yang telah jodoh bakal lakukan perkawinan 2-4 minggu sesudah penjodohan. Setelah itu, burung bakal bikin sarang untuk bertelur pada tanaman yang banyak cabangnya.

Dalam kandang penangkaran jalak suren bisa dirangsang bikin sarang. Langkahnya, di sebagian tempat yang layak untuk bersarang -misalnya pada tanaman yang mempunyai banyak cabang kuat, terlidung, serta aman dari gangguan- di beri tatanan basic sarang. Di tempat-tempat yang sudah ditetapkan itu di taruh bahan sarang seperti jerami, akar sulur yang panjang, ranting-ranting, atau daun-daunan. Bahan sarang ini diatur melingkar atau dalam tumpukan yang teratur. Langkah tersebut bisa merangsang serta menolong jalak suren untuk bersarang.

Jalak suren bakal menentukan sendiri tempat yang sesuai sama untuk bersarang. Pembuatan sarang dikerjakan sepanjang 5-10 hari, bergantung agresivitas burung. Ukuran sarang terhitung besar. Panjang tumpukan susunan sarang pada 35-45 cm, lebar 20-30 cm, serta tinggi seputar 20 cm. Lubang tempat keluar masuknya burung ada di permukaan atas sarang, agak miring dengan derajat kemiringan pada 40-45°.

Jalak suren adalah satu diantara, barangkali hanya satu, type dari keluarga Sturnidae yang bikin sarang bukan hanya didalam rongga pohon, namun menyimpan sarang pada cabang-cabang pohon.

Telur jalak suren berwarna biru, memiliki ukuran 19, 8 x 27, 7 mm, serta sejumlah 3-4 butir. Telur dierami bertukaran oleh burung jantan serta betinanya. Telur-telur itu bakal menetas sesudah 14 hari dierami. Tak hanya untuk pengganti sepanjang pengeraman telur, yang jantan juga melakukan tindakan untuk penga-man diluar sarang. Anak jalak suren bakal dipelihara induknya hingga berusia 1, 5 bln..

Jalak suren dapat berkem-bang biak selama th.. Puncak perkembangbiakan berlangsung pada pertengahan th., yakni pada bln. Januari-Juni. Bln. Juli-Desember adalah saat penurunan perkawinan.

Perawatan anak

Induk jalak suren bakal menyuapi anaknya yang baru menetas dari telur dengan pakan berbentuk serangga, umpamanya kroto, belalang, kupu-kupu, jangkrik, ulat hong-kong, ulat bambu, atau type serangga lain yang didapati. Anak jalak suren tidak sering disuapi buah-buahan. Sekian juga dengan anak yang telah keluar dari sarang, pakan yang didapatkan berbentuk serangga, hingga anakan usia 1-1, 5 bln.. Kemudian anak jalak suren mulai makan buah-buahan.

Pemberian makanan dikerjakan 1-2 jam sekali tiap-tiap hari. Kurang lebih usia 1, 5 bln. anak jalak suren telah disapih oleh induknya.

Setelah itu anak jalak suren bisa dipisah dari induknya serta diperlakukan seperti jalak suren dewasa. Burung muda ini setelah itu dapat dilatih suaranya atau ditangkarkan seperti induknya. (Drs. Anthan Warsito)

Monday, February 24, 2014

CARA MEMBEDAKAN JENIS KELAMIN JALAK NIAS JANTAN DAN BETINA (PENGAMATAN)

damai9 - Pada dasarnya, apabila bisa diidentifikasikan (disamakan) dengan Jalak Kebo sebenarnya bisa dibedakan dengan 80% perbedaan antara yang jantan dan betina dapat diketahui dengan cara mendasar, seperti;

  1. Jika kita amati dari gerakan, biasanya yang jantan lebih gesit dan lebih aggressive jika dibandingkan dengan yang betina (pada burung yang belum terlalu jinak) dan terkadang ketika menyantap makan juga biasanya si jantan lebih rakus. 
  2. Ekor pada jalak nias yang berjenis kelamin jantan biasanya mengumpul pada kondisi standby (diam) sedangkan yang betina biasanya menyebar. 
  3. Dari beberapa  informasi di internet diantaranya paruh berwarna kuning kontras adalah termasuk salah satu cirri-ciri jantan, namun terkadang sedikit ragu, karena terkadang warna kuning pada paruh jalak nias bisa juga disebabkan faktor usia, jadi tergantung usianya dan juga diantara cirri-cirinya yang lain adalah mengelurkan jambul saat bunyi atau berkicau itu juga cirri-ciri jantan. 
  4. Pada burung jantan kicauannya lebih memiliki variasi dibandingkan dengan yang betina yang biasanya hanya monoton saja (pada burung yang masih standard artinya belum memiliki isian kicauan suara burung lain).


Demikian sekedar berbagi pengalaman berdasarkan pengamatan yang pernah dialami mengenai seberapa valid-nya perbedaan antara jalak nias yang berjenis kelamin jantan dan betina dan tentunya mungkin masih banyak lagi cirri-ciri yang lebih mendasar tentang cirri-ciri tersebut.

sumber gambar: dari internet, belum sempat foto jalak nias milik sendiri.


ARTIKEL TERKAIT :


Semoga bermanfaat
Salam burungbudidaya

Friday, November 1, 2013

Cara Beternak Burung Jalak Bali

Cara Beternak Burung Jalak – Sebelum di masukkan ke kandang penangkaran perlu diadakan proses penjodohan dulu agar tidak terjadi perkelahian yang dapat berakibat fatal yaitu burung yang kalah akan mati. Dalam proses ini burung jantan dan betina kita dekatkan selama kurang lebih 1 minggu. Hal ini dimaksudkan agar burung tersebut bisa saling mengenal. Tanda-tanda untuk burung yang sudah jodoh dapat dilihat pada

Tuesday, October 29, 2013

Penjodohan Jalak Suren

Penjodohan Jalak Suren??? Kelihatannya mudah.,., emang mudah bagi yang sudah pakar. Tapi klo menurut saya Budidaya Jalak Suren tu gampang gampang susah.

Kadang beli burung atau burung hasil pembesaran sendiri di jodoin langsung bisa jodoh, trus langsung bisa bertelor dan menetas.

Cara Beternak Burung Jalak

Cara Beternak Burung Jalak – Sebelum di masukkan ke kandang penangkaran perlu diadakan proses penjodohan dulu agar tidak terjadi perkelahian yang dapat berakibat fatal yaitu burung yang kalah akan mati. Dalam proses ini burung jantan dan betina kita dekatkan selama kurang lebih 1 minggu. Hal ini dimaksudkan

Sunday, October 27, 2013

Klasifikasi Burung Jalak Bali


Jalak Bali mempunyai nama latin Leucopsar Rothschildi, yakni sejenis burung pengicau yang mempunyai ukuran tengah, dengan panjang lebih kurang 25cm, dari suku sturnidae. Ia ikut dikenali untuk curik daripada jalak. Jalak bali memiliki sinyal tanda khusus, salah satunya memiliki bulu yang putih di seluruh badannya bila pada ujung ekor dan sayapnya yang berwarna hitam. Segi pipi yg tidak ditumbuhi bulu, berwarna biru cerah dan kaki yang berwarna keabu-abuan. Burung jantan dan betina sama.

Endemik indonesia, jalak bali hanya ditemukan di rimba di bagian barat pulau Bali. Burung Jalak Bali ini adalah hanya satu spesies endemik yang ada di bali dan pada th. 1991 dinobatkan untuk lambang fauna propinsi bali. Kehadiran hewan/burung endemik ini dilindungi oleh undang-undang.

Burung jalak bali ditemukan pertama kalinya pada th. 1910. Nama ilmiah jalak bali dinamakan menurut pakar hewan yang mempunyai kebangsaan inggris, walter rothschild, untuk orang pertama yang mana sudah mendeskripsikan spesies ini ke dunia ilmu dan pengetahuan pada th. 1912.

Karena penampilannya yang indah dan elok, jalak bali jadi di antara burung yang benar-benar diminati oleh sebagian kolektor dan pemelihara burung. Penangkapan dengan cara liar, hilangnya habitat rimba asli, serta area burung ini ditemukan sangat terbatas menyebabkan populasi burung ini cepat menyusut dan terancam punah dalam kurun saat yang singkat. Untuk menghindari tentang ini hingga berjalan, sebagian besar kebun binatang di seluruh dunia menggerakkan program penangkaran jalak bali.

Tanda-tanda serta Karakteristik Jalak Bali

Jalak bali memiliki fisik yang sangat unik. Ukuran badannya terhitung dalam kelompok tengah berkisaran pada 22 hinggan 26 cm saat dewasa. Memiliki bulu putih di seluruh badannya, bila pada ujung ekor dan sayapnya berwarna hitam. Mata berwarna cokelat tua, area di lebih kurang kelopak mata tak berbulu dengan berwarna biru tua. Segi sisi pipi yg tidak ditumbuhi bulu, mempunyai warna biru cerah dan kaki yang berwarna keabu-abuan. Tetapi dibagian belakang kepala ada bulu surai yang berwarna putih. Jalak bali mempunyai kaki berwarna abu-abu dengan 4 jari jemari (1 ke belakang dan 3 ke depan). Paruh runcing dengan panjang pada 2 – 5 cm, dengan bentuk yang khas dimana dibagian atasnya ada peninggian yang memipih tegak. Warna abu-abu agak kehitaman dengan ujung berwarna kuning kecokelat-cokelatan. Sulit membedakan ukuran tubuh burung jalak bali jantan dengan betina, namun dengan cara umum yang jantan agak makin besar dan memiliki ikat yang lebih panjang. Jalak bali yaitu jenis burung omnivora.

Mengenal Burung Jalak Hitam


Mengenal Burung Jalak Hitam - Jalak Hitam (Acridoteres javanicus) atau White-vented Myna, mempunyai banyak sebutan bergantung dari daerah dimana burung ini ada, dimulai dari Jalak Hitam, Kerak Kebo, Jalak Kebo, Jalak Kerak, Kerak Hitam, Jalak Awu dan sebagainya.

Jalak Hitam
Tidak sama dengan Jalak Bali yang endemik pulau Bali. Jalak Hitam ini ada menyebar di sebagian pulau di Indonesia, seperti di pulau Sumatra, Kalimantan, Jawa serta Bali dan di sebagian daerah lain di Indonesia.
Burung Jalak Hitam ini juga temasuk burung yang pandai berkicau, mempunyai nada yang khas, serta juga pandai menirukan suara-suara lain yang ada di sekelilingmya. Diluar itu burung Jalak Hitam ini nyatanya pandai juga menirukan nada manusia, atau dapat bicara seperti burung Beo, cuma saja dalam mengatakan kalimat tak sefasih serta sebersih burung Beo.

Burung Jalak Hitam sukai hidup di padang terbuka, atau di daerah rawa, dan di sawah-sawah. Umumnya hidup berkelompok dalam pada 5-8 ekor sembari keluarkan nada yang ribut. Di habitat aslinya, burung ini bersarang didalam lubang-lubang pohon besar. Di daerah persawahan burung Jalak Hitam ini sukai hinggap diatas punggung kerbau, sembari mengonsumsi kutu serta parasit yang lain yang melekat di badan kerbau. Oleh oleh karena itu burung ini di sebagian area di pulau Jawa dikatakan sebagai Jalak Kebo serta Kerak Kebo.

Burung Jalak Hitam ini, di alam bebas, sesungguhnya ada 2 type, yang dibedakan dari warna bola mata, yakni Jalak Hitam Mata Kuning serta Jalak Hitam Mata Putih.

Jalak Hitam Mata Kuning, pandai menirukan suara-suara di sekelilingnya, serta pandai berkicau.
Jalak Hitam Mata Putih, tak terlampau pandai berkicau, namun pandai menirukan nada manusia, seperti bicara, seperti burung Beo, walaupun tak sefasih burung Beo. Ukuran badan juga semakin besar dari Jalak Hitam Mata Kuning.


Jalak Hitam mata kuning
Di alam liar, makanan kegemaran burung Jalak Hitam ini yaitu belalang, ulat, cacing, jangkrik dan sebagian type serangga yang lain yang ditemukannya. Diluar itu burung ini juga sukai menyantap buah-buahan seperti pisang serta pepaya.

Jalak Hitam mata putih
Populasi burung Jalak Hitam waktu ini mulai terancam kepunahan, disebabkan perburuan liar untuk perdagangan burung hingga ke pasar-pasar burung dimulai dari pedesaan sampai perkotaan. Pada waktu ini sering kita lihat di rumah-rumah banyak yang pelihara burung Jalak Hitam, yang di tempat didalam kandang. Burung ini memanglah burung yang mengasyikkan, lantaran burung ini rajin berkicau (mengoceh), hingga situasi tempat tinggal jadi ramai.

Untuk beberapa pengagum burung kontes (burung lomba), kehadiran burung Jalak Hitam ini juga digunakan untuk jadikan burung master, supaya nada burung Jalak Hitam ini dapat ditirukan oleh burung-burung yang lain punya si pengagum burung.

Ukuran badan Jalak Hitam ini pada 20-30 cm. Di ujung sayapnya ada warna putih. Paruh serta kaki berwarna kuning. Mata tajam serta ada lingkaran putih atau kuning diantara bola matanya. Jalak Hitam jantan lebih panjang dari betina. Tatapan mata jantan juga lebih tajam. Burung Jalak Hitam betina juga pandai berkicau, juga konon menurut beberapa pedagang burung, yang betina lebih beragam, cuma volume nada lebih kecil.

Penyebaran burung Jalak Hitam ini hampir semua lokasi Asia Tenggara, terhitung pulau Sumatra, Kalimantan, Jawa, Bali, Malaysia serta Thailand.

Thursday, April 25, 2013

TIPS CARA MERAWAT JALAK SUREN AGAR RAJIN BUNYI DAN GACOR

burungbudidaya - Berikut adalah tips dan caranya:

1. Pilih burung yang berjenis kelamin jantan Lebih jelasnya silahkan bisa dibaca disini tentang perbedaan jenis kelamin jalak suren jantan dan betina.
2. burung dimandikan setiap pagi dengan cara semprot pakai spray atau jika memungkinkan berilah cepuk agar burung lebih leluasa mandinya atau dengan mandi keramba pada sekitar jam 7-an. Sedikit beda perawatan pada musim hujan, silahkan bisa dilihat disini.

3. Lakukan penjemuran selama kurang lebih 1-2 jam.

4. Sediakan makanan seperti voer yang berkualitas

5. Berilah makanan tambahan (EF: Extra Fooding) berupa jangkrik setiap pagi.sore 4-5 ekor, ulat hongkong cukup satu sendok makan untuk 2-3 hari dan juga berikan kroto sebagai variasi.

6. Lakukan pemasteran suara, sesuai yang diinginkan karena jalak suren termasuk burung yang bisa menirukan berbagai suara. 

7. yang tidak kalah penting buatlah suasana disekitar rumah ramah dan aman terhadap burung.

ARTIKEL LAIN TENTANG JALAK SUREN:
Dan baca juga cara merawat Jalak Hongkong, Jalak Kebo, Jalak Nias agar cepat rajin berkicau dan gacor.
Demikian semoga bermanfaat.
salam burungbudidaya

Wednesday, April 10, 2013

TIPS CARA MERAWAT CUCAK HIJAU AGAR RAJIN BERKICAU (GACOR) DAN JADI JAWARA

Blog Si Petani - Berikut adalah tips dan cara simple dalam merawat cucak hijau agar rajin berkicau (gacor):

  1. Pertama diawali dari cara pemilihan jenis kelamin burung karena biasanya yang rajin berkicau adalah yang jenis kelamin jantan, dan bagaimana cara membedakan jenis kelamin antara burung Cucak Ijo jantan dan betina, silahkan bisa dilihat disini.
  2. Selanjutnya burung dimandikan setiap pagi dengan cara semprot menggunakan spray atau bisa juga dimandikan menggunakan kandang / keramba mandi, sambil burung mandi sekalian membersihkan sangkar aslinya.
  3. Bersihkan kandang setiap hari termasuk buang kotoran burung, ganti atau tambahkan makanan, seperti voer, pisang kepok, dll., ganti air minum dan usahakan berilah air minum burung dengan air yang sudah dimasak atau bisa juga dengan air kemasan atau air mineral.
  4. Lakukan penjemuran selama kurang lebih 1 jam atau lebih jika matahari benar-benar cerah dan boleh lebih lama lagi apabila kondisi matahari tidak begitu cerah, selesai dijemur lalu diangin-anginkan di teras.
  5. Sediakan makanan aslinya seperti pisang kepok putih, dan juga buat yang lain atau bisa juga dengan voer yang berkualitas (jika burung sudah ngevoer), dan juga berikan makanan tambahan (EF: Extra Fooding) seperti jangkrik setiap pagi 3 - 4 ekor dan sore demikian juga 2-3 ekor, bisa juga ditambah dengan ulat hongkong cukup satu sendok makan untuk 2-3 hari dan juga berikan kroto sebagai variasi jenis EF lainnya. 
  6. Lakukan pemasteran suara dengan burung lain yang memang spesial untuk master atau bisa juga dengan menggunakan suara burung dalam bentuk mp3.
  7. Dan yang tidak kalah penting adalah buatlah suasana disekitar rumah diusahakan ramah dan aman terhadap burung.

Demikian dan semoga bermanfaat.

ARTIKEL TENTANG BURUNG CUCAK IJO LAINNYA :

CARA MERAWAT DAN BETERNAK BURUNG CUCAK IJO
CARA MERAWAT CUCAK IJO MINI AGAR CEPAT GACOR
CARA MERAWAT CUCAK IJO AGAR TETAP FIT SELAMA MUSIM HUJAN
CARA MEMBEDAKAN CUCAK IJO JANTAN DAN BETINA
CARA MENJINAKKAN BURUNG CUCAK IJO
CARA MERAWAT BURUNG CUCAK IJO YANG SEDANG MABUNG

Selamat mencoba dan semoga berhasil.

Wednesday, March 27, 2013

TIPS CARA MERAWAT JALAK KERBAU (JALAK KEBO) AGAR RAJIN BERKICAU DAN GACOR DAN BERVARIASI

burungbudidaya - Pengalaman pada saat awal mula berkecimpung di bidang perburungan, yang sempat terbeli adalah burung Jalak Kebo yang nota bene ketika mengenang masa-masa ketika di kampung sangking senengnya melihat tetangga ada yang punya jalak kebo rajin ngoceh dan gacor serta unik, seketika terlintas ingin coba merawatnya apakah bisa seperti sebagaimana tetangga yang punya di waktu dulu, dan alhamdulillah bisa.

Dan disini sebagaimana yang saya lakukan hingga jalak kebo yang saya punya menjadi gacor adalah dengan cara di bawah ini. 

Cara Merawat Jalak Kerbau (Kebo) agar rajin berkicau dan Gacor:

  1. Pilih jenis kelamin jantan karena biasanya yang lebih rajin adalah jantan
  2. burung dimandikan setiap pagi dengan cara semprot pakai spray atau berilah cepuk agar burung lebih leluasa pada jam 7- 8an atau biasanya Jalak Kerbau lebih suka mandi sendiri.Gunakan wadah dengan diameter 20-25cm tinggi volume air + 8-9 cm, jangan lupa selesai mandi ambil cepuk kembali. atw bisa juga dengan mandi keramba
  3. Jemur selama 1-2 jam lalu diangin-anginkan di teras.
  4. Sediakan makanan yang cukup berupa buah-buahan (pisang kepok, pepaya) dll dan juga voer yang berkualitas
  5. Berilah (EF: Extra Fooding) berupa jangkrik setiap pagi/sore 5 - 6 ekor, bisa ditambah ulat hongkong cukup satu sendok makan untuk 2-3 hari atau ganti dengan kroto sebagai variasi.
  6. Lakukan pemasteran suara sesuai selera.
  7. Buatlah suasana rumah raman dan aman bagi si burung

Demikian dan semoga bermanfaat.
Salam !