Thursday, July 4, 2013

TIPS CARA MERAWAT BURUNG YANG BARU BELI DARI PASAR BURUNG, PENANGKARAN DAN SESAMA PENGGEMAR BURUNG

JAKARTA SELATAN - Ada sebagian dari kicau mania yang mungkin pernah mengalami masalah yang sedikit perlu diperhatikan, yaitu ketika membeli burung yang diinginkannya dari pasar burung atau dari penangkaran atupun dari sesama teman kicau mania.

Jika kita membeli burung dari teman sesama kicau mania ataupun teman yang punya teman itu akan lebih baik jika dibandingkan dengan membeli di pasar burung ataupun di pinggiran jalan, namun sangat lebih dianjurkan jika ingin membeli burung maka yang terbaik adalah membeli di tempat penangkaran karena dari tempat tersebut kita tahu kualitas dan kondisi kesehatan si burung yang kita beli tersebut, namun apabila sudah terlanjur membeli di pasar jangan risau dan jangan kecewa dan jangan takut.

Ada beberapa Cara Merawat Burung yang Baru Beli dari pasar burung, dari Penangkaran, pinggiran jalan ataupun dari sesama teman penggemar burung.

1.    Yang pertama adalah, kalau kita membeli burung dari pasar biasanya dibungkus menggunaka kertas semen yang diberi lubang angin, itu sangat betul agar selama di perjalanan burung tidak mengalami stress. Apabila membawa dengan menggunakan kandang/sangkar maka sangkar yang berisi burung haruslah dikeredong dengan alasan yang sama agar selama di perjalanan burung tidak mengalami stress. Dan jangan lupa selama di perjalananpun burung diberikan pakanan sesuai dengan makanan dimana membeli burung.

2.    Ketika sudah sampai di rumah, keredong jangan langsung dibuka, biarkan terlebih dahulu sekitar 1-2 jam, setelah itu lalu dibuka dan dianjurkan dipindahkan ke kandang yang tidak terlalu besar, biarkan selama 1-2 jam kandang dibuka dan kemudian dikeredong kembali selama semalam dan itu dilakukan selama 4-7 hari (seminggu).

3.     Selama dalam pengeredongan, makanan tetap diberikan dengan kualitas yang berprotein, seperti kroto, ulat hongkong, jika burung pemakan buah berilah buah yang segar setiap hari dan jangan lupa untuk minumannya campurlah vitamin dan juga dengan obat anti stress (rekomendasi: produk www.omkicau.com), namun burung yang baru dibeli biasanya tidak terlalu langsung mau makan karena masih beradaptasi terlebih dahulu.

4.    Memandikan burung, burung yang baru dibeli dari pasar biasanya kondisinya kotor mulai dari kakinya, paruhnya, bulu ekor, bulu sayap kepala dan hampir semunya, jika memungkinkan bersihkan terlebih dahulu ala kadarnya (bukan mandi), hanya bagian yang kotor-kotor saja dan jangan sampai terlalu basah.

5.    Dan yang terakhir yang tidak kalah penting adalah buatlah suasana disekitar rumah diusahakan ramah terhadap burung artinya jangan sampai burung merasa tidak nyaman, terganggu dengan adanya penggoda yang memang sengaja menggoda atau karena tidak tahu dan hanya sekedar ingin iseng, maka kalo bisa hal seperti itu diusahakan untuk dihindari demi kenyamanan burung, karena akan berpengaruh pada fisik dan psikis si burung itu sendiri dan secara tidak langsung akan mempengaruhi seni dan kualitas suara dan ocehan si burung.

Demikian tips yang dapat saya sampaikan dan semoga bermanfaat, namun mohon maaf faktor keberuntungan tetap ada di pihak kita masing-masing karena sekalipun dalam kita melakukan sudah sesuai dengan tips dan saran yang sudah diberikan oleh para ahli kicau mania namun terkadang masih belum berhasil juga.
Salam Kicau Mania

CARA MEMBEDAKAN JENIS KELAMIN LOVEBIRD JANTAN DAN BETINA

burungbudidaya - Tidaklah salah bagi para penggemar burung kicauan (kicau mania) pada saat ini memang lagi gandrung dengan berbagai jenis burung yang berkicau dengan nada yang bervariasi dan indah suaranya, seperti jalak suren, murai batu (medan, lampung, borneo dll), kenari, cendet (pentet/plentet), kacer, cucak hijau, cucah jenggot, cucak rowo, pleci (kaca mata), prenjak (ciblek), lovebird, cipoh, bahkan sampai burung lain yang sekalipun harganya murah namun ketika suaranya mengusik telinga untuk dinikmati keindahan suaranya, seperti burung trucukan, pleci, dll. Namun sekalipun murah jika sudah gacor dan banyak variasi ocehannya, tidak salah juga bila kita miliki untuk kita pelihara sebagai tambahan koleksi di rumah kita.

Untuk itu dalam pemilihan jenis kelamin burung  pun ikut berperan sangat penting dalam kita menetukan pilihan, karen beda jenis kelamin akan beda juga suara kicauannya.

Pada dasarnya tidak terlalu banyak perbedaan antara jantan dan betina pada burung yang satu ini, karena hanya dilihat dari sisi bentuk sayap dan ekor saja kita sudah bisa menebak yang mana jantan dan betinanya, yaitu seperti pada gambar di atas, jika jantan maka sayanp akan menumpuk dan hampir menyerupai huruf "X" atau silang dan ekor lovebird jantan ketika dalam posisi normal mengumpul, berbeda dengan lobird betina sayap terpisah dan ekornya pun menyebar.

Demikian tips simpel dari saya, semoga bermanfaat.
Salam Kicau Mania !

CARA MEMBEDAKAN JENIS KELAMIN JALAK SUREN JANTAN DAN BETINA

burungbudidaya - cara membedakan burung Jalak Suren/Jalak Uren yang berjenis kelamin Jantan dan Betina:
  • Jantan ukuran badan lebih besar dan kekar serta lebih tegak dan seimbang dengan cengkeraman kaki lebih kuat, tidak dengan betina
  • Bentuk kepala jantan lebih besar dan bulat, sedang betina lebih ramping
  • Warna orange di sekitar mata lebih terang dan contrast dan juga warna hitamnya lebih kontras dan warna putih dibelakang jantan agak sedikit lebih sedang betina hanya bulat saja
  • Gerakan jantan lebih lincah, betina pasif
  • Jika sudah berbunyi, suaranya lebih keras jika dibandingkan dengan betina namun terkadang betina juga ada yang demikian.
ARTIKEL LAIN TENTANG JALAK SUREN:

Demikian semoga bermanfaat.

Salam burungbudidaya

CARA MEMBEDAKAN BURUNG CUCAK HIJAU JANTAN DAN BETINA

burungbudidaya - Cara membedakan burung Cucak Hijau/ Cucak Ijo jantan dan betina:

  • CI Jantan ukuran badan sedikit lebih besar dan kekar serta lebih tegak dan seimbang sedangkan betina lebih kecil dan ramping
  • Bentuk kepala lebih besar sedang betina agak sedikit kecil
  • Warna di bawah paruh (dagu) berwarna hitam (seperti pada gambar), betina kuning
  • Pada posisi normal, ekor pada burung jantan biasanya ngumpul, betina tidak 
  • leher lebih kekar dan besar 
  • Jika sudah berbunyi, suaranya lebih keras dan banyak variasinya, sedangkan betina tidak terlalu keras dan tidak terlalu banyak variasi

ARTIKEL TENTANG BURUNG CUCAK IJO LAINNYA :

Demikian tips dan cara membedakan trucukan/trocok jantan dan betina, semoga bermanfaat.

Salam kicau mania Posted in: , , ,

TIPS CARA MERAWAT JALAK SUREN AGAR CEPAT JINAK (CARA MENJINAKKAN JALAK SUREN)

burungbudidaya - Sebagian penggermar burung (kicau mania) pasti menginginkan burung kesayangannya selain gacor tapi  juga jinak, karena dengan memiliki burung yang gacor dan jinak, dapat membuat kita sebagai pemiliknya terasa bukan sekedar sebagai pemilik burung nanum juga kita anggap seakan-akan burung yang kita pelihara adalah sebagai teman main kita. Namun bagi sebagain, mungkin ada yang belum memahami bagaimana caranya membuat burung agar bisa jinak.

Pada bagian ini akan disampaikan sedikit tips tentang bagaimana caranya agar burung yang masih liar yang kita miliki lebih cepat jinak, sebagaimana tips-tips yang sudah disampaikan oleh para pakar kicau mania yang sudah ahli yang sudah membagi pengalamannya mengenai tata cara menjinakkan burung.

1.    Terapi Mandi

Menurut beberapa pengalaman yang sudah disampaikan oleh para penggemar perburungan, burung bisa jinak secara alami dan juga bisa jinak dengan cara proses penjinakan yang kita lakukan, dan proses menjinakkan burung jika dilakukan secara alami akan membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan  penjinakan yang kita lakukan oleh kita sendiri sekalipun cara yang kita lakukan terkadang dinilai lebih extreme (agak kasar dan sedikit sadis), seperti misal ketika memandikan burung  yang masih liar dengan cara kita mandikan hingga basah kuyup sampai seluruh bulu basah, jangan panik ketika burung kelabakan kesana kemari bahkan hingga luka dan berdarah di sekitar paruh dan itu pasti akan terjadi ketika kita lakukan terapi tersebut pada burung yang masih liar.

Mengapa kita harus memandikan sampai basah seluruh bulunya (bhs. jawa: nganti cerindil) dan berdarah di sekitar paruhnya, tidak masalah, karena setelah dimandikan burung akan merasakan lapar, dan mulailah berilah makan buah segar seperti pisang kepok danjuga pepaya dan juga makanan lain seperti jangkrik, caranya kita berikan dengan dengan lidi, jika belum mau makan, coba tarik ulur untuk mencoba seberapa minatnya burung terhadap jangkrik yang kita pegang sampi dia mau makan, jika memang benar-benar belum mau makan tinggalkanlah jangkrik dicepuk minuman, hari berikutnya lakukan hal yang sama, ketika sudah mulai tidak terlalu takut lakukan pemberian jangkrik dengan tangan kita langsung, dan seterusnya.  Maka di sinilah burung akan mulai terbiasa dengan kita dan akan merasakan ketergantungannya kepada kita dan bahkan bagi si burung, kita bukan lagi dianggap sebagai pemiliknya namun akan dianggap sebagai teman bahkan tuannya.

2.    Penempatan Pisisi Lokasi Kandang

Pada burung yang masih liar pasti akan kelabakan jika kita letakkan di tempat yang ramai banyak lalu-lalang orang secara langsung, namun ada cara yang sedikit lebih santai dan tidak terlalu membuat stress burung yang masih liar, yaitu dengan meletakkan kadang agak sedikit jauh atau tinggi yang disekitarnya banyak lalu lalang orang sekalipun agak jauh. Kemudian kita cermati, jika burung sudah mulai merasakan tenang agak sedikit kita dekatkan, dan seterusnya hingga burung tidak merasakan terganngu jika kita dekati.  

Cara memandikan dan perlakuan kita terhadap burung tersebut diatas memang dinilai agak sedikit kejam dan sadis, namun itulah terapi agar burung kesayangan kita bisa jinak sesuai dengan harapan kita.

Dermikian tips dari saya, dan hal ini tidak mutlaq harus dilakukan, karena mungkin masih ada tips yang lebih jitu yang bisa juga dilakukan.

Semoga bermanfaat.
Salam burungbudidaya

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA:

CARA MERAWAT CUCAK HIJAU (CUCAK IJO) /CUCAK HIJAU MINI AGAR CEPAT JINAK (CARA MENJINAKKAN BURUNG CUCAK HIJAU)

JAKARTA SELATAN - Semua orang terutama bagi para penggemar burung (kicau mania) pasti menginginkan burung kesayangannya selain gacor tapi juga juga jinak, karena dengan memiliki burung yang gacor dan jinak, dapat membuat kita sebagai pemiliknya terasa bukan sekedar sebagai pemilik burung nanum juga kita anggap seakan-akan burung yang kita pelihara adalah sebagai teman main kita. Namun bagi sebagain penghobi burung, mungkin ada yang belum memahami bagaimana caranya membuat burung Cucak Hijau agar bisa jinak.

Pada bagian ini akan disampaikan sedikit tips tentang bagaimana caranya agar burung Cucak Hijau yang masih liar yang kita miliki lebih cepat jinak, sebagaimana tips-tips yang sudah disampaikan oleh para pakar kicau mania yang sudah ahli yang sudah membagi pengalamannya mengenai tata cara menjinakkan burung.

1.    Terapi Mandi

Menurut beberapa pengalaman yang sudah disampaikan oleh para penggemar perburungan, burung bisa jinak secara alami dan juga bisa jinak dengan cara proses penjinakan yang kita lakukan, dan proses menjinakkan burung jika dilakukan secara alami akan membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan  penjinakan yang kita lakukan oleh kita sendiri sekalipun cara yang kita lakukan terkadang dinilai lebih extreme (agak kasar dan sedikit sadis), seperti misal ketika memandikan burung  yang masih liar dengan cara kita mandikan hingga basah kuyup sampai seluruh bulu basah, jangan panik ketika burung kelabakan kesana kemari bahkan hingga luka dan berdarah di sekitar paruh dan itu pasti akan terjadi ketika kita lakukan terapi tersebut pada burung yang masih liar.

Mengapa kita harus memandikan sampai basah seluruh bulunya (bhs. jawa: nganti cerindil) dan berdarah di sekitar paruhnya, tidak masalah, karena setelah dimandikan burung akan merasakan lapar, dan mulailah berilah makan buah segar seperti pisang kepok danjuga pepaya dan juga makanan lain seperti jangkrik, caranya kita berikan dengan dengan lidi, jika belum mau makan, coba tarik ulur untuk mencoba seberapa minatnya burung terhadap jangkrik yang kita pegang sampi dia mau makan, jika memang benar-benar belum mau makan tinggalkanlah jangkrik dicepuk minuman, hari berikutnya lakukan hal yang sama, ketika sudah mulai tidak terlalu takut lakukan pemberian jangkrik dengan tangan kita langsung, dan seterusnya.  Maka di sinilah burung akan mulai terbiasa dengan kita dan akan merasakan ketergantungannya kepada kita dan bahkan bagi si burung, kita bukan lagi dianggap sebagai pemiliknya namun akan dianggap sebagai teman bahkan tuannya.

2.    Penempatan Pisisi Lokasi Kandang

Pada burung yang masih liar pasti akan kelabakan jika kita letakkan di tempat yang ramai banyak lalu-lalang orang secara langsung, namun ada cara yang sedikit lebih santai dan tidak terlalu membuat stress burung yang masih liar, yaitu dengan meletakkan kadang agak sedikit jauh atau tinggi yang disekitarnya banyak lalu lalang orang sekalipun agak jauh. Kemudian kita cermati, jika burung sudah mulai merasakan tenang agak sedikit kita dekatkan, dan seterusnya hingga burung tidak merasakan terganngu jika kita dekati.  

Cara memandikan dan perlakuan kita terhadap burung tersebut diatas memang dinilai agak sedikit kejam dan sadis, namun itulah terapi agar burung kesayangan kita bisa jinak sesuai dengan harapan kita.



ARTIKEL TERKAIT BURUNG CUCAK IJO LAINNYA :


Dermikian tips dari saya, dan hal ini tidak mutlaq harus dilakukan, karena mungkin masih ada tips yang lebih jitu yang bisa juga dilakukan.

Semoga bermanfaat.
Salam burungbudidaya

Thursday, June 27, 2013

TIPS CARA MERAWAT BURUNG CUCAK JENGGOT AGAR RAJIN BERKICAU LINCAH DAN GACOR SERTA BANYAK VARIASI KICAUANNYA DAN SIAP JADI JAWARA

damai9 - Berikut adalah tips dan caranya:

1. Diawali dari pemilihan jenis kelamin, namun untuk kali ini berbeda, untuk burung secara umum yang rajin adalah burung jantan namun untuk Cucak Jenggot justru yang betina sebagaiamana Love Bird juga yang lebih rajin yang betina.
2. Mandikan burung setiap pagi sekitar jam 7-8an, sekali membersihkan kandang, ganti air dan tambah makanan
3. Jemur selama kurang lebih 1-2 jam
4. Sediakan makanan buah-buahan seperti pisang kepok, pepaya dan juga buah lainnya, dan tambahkan voer yang berkualitas
5. Berilah makanan tambahan (EF: Extra Fooding) berupa jangkrik setiap pagi dan sore 3 - 5 ekor, selingi dengan ulat hongkong cukup satu sendok makan untuk 2-3 hari sekali, dan berikan juga sedikit kroto
6. Lakukan pemasteran suara sesuai selera dan yang sesuai untuk masteran Cucak jenggot
7. Dan yang juga penting buatlah suasana disekitar rumah aman dan ramah untuk burung

Sedikit tambahan, bahwa tips di sini tidak mutlak harus dilakukan persis karena terkadang tergantung kebiasaan si burung.  Untuk mendengar dan DOWNLOAD suara Cucak Jenggot silahkan bisa dilihat disini

ARTIKEL LAINNYA:

Demikian Semoga bermanfaat.


Salam damai 

[.doc] CONTOH SURAT PERJANJIAN KERJA (KONTRAK KERJA) KARYAWAN - PERUSAHAAN

damai- Kebanyakan Perusahaan ketika sedang membutuhkan staff baru ataupun penerimaa staff, maka biasanya dalam proses penerimanaannya akan memerlukan sebuah perjanjian yang harus ditandatangani diantara kedua belah pihak, yaitu antara Calon staff dan Perusahaan dimana staff akan bekerja. Untuk itu berikut adalah contoh surat perjanjian (kontrak) kerja antara karyawan dan Perusahaan:

CONTOH SURAT-SURAT LAINNYA :


SURAT PERJANJIAN KERJA
PT SEJAHTERA MAJU BERSAMA
Nomor: SPK-SMB/00247/06/2013

Perjanjian kerja ini (selanjutnya disebut dengan ”Perjanjian“) dibuat dan diadakan serta ditandatangani di Jakarta, pada tanggal 7 Juni 2013 oleh dan antara:

1.    Muhammad Fahmi, yang bertidak untuk dan atas nama PERUSAHAAN yang berdomisili di Wisma 46, Kota BNI Lantai 36, Jl. Jend. Sudirman Kav. 1, Jakarta Selatan, untuk selanjutnya dalam hal ini disebut sebagai “Perusahaan“.

2.    Nama    :     Ratih Indah Permatahati
No. KTP    :     123123456359
Alamat    :     Jl. Ciracas 7 I C. 5-7 PSI RT/RW 015/003, Sampireun Barat,  Indramayu – Jawa Barat dan
selanjutnya dalam hal ini disebut sebagai “Karyawan“.

(PERUSAHAAN dan Karyawan selanjutnya secara bersama-sama disebut sebagai “Para Pihak“).

Para Pihak dengan ini setuju dan sepakat mengadakan serta menandatangani Perjanjian ini dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan sebagai berikut:

Pasal 1 - Mulai Bekerja
Para Pihak setuju dan sepakat bahwa Karyawan mulai bekerja pada tanggal 7 Juni 2013.

Pasal 2 - Posisi dan Tugas
2.1.    PERUSAHAAN dengan ini menunjuk Karyawan dan Karyawan menerima penunjukkan kerja sebagai Junior Auditor. Karyawan menyatakan kesediaan dan berkewajiban untuk melakukan aktivitas sebagaimana jabatan yang telah ditentukan tersebut.
2.2.    Uraian tanggung jawab pekerjaan adalah sesuai dengan jabatan sebagaimana tercantum dalam Peraturan Kerja PERUSAHAAN Bagian I mengenai Jabatan dan Penilaian Prestasi Kerja.
2.3.    Tunjangan karyawan berupa penggantian transport dinas, THR, asuransi kesehatan dan lembur bagi yang berhak sesuai dengan Peraturan Kerja PERUSAHAAN Bagian II mengenai Gaji dan Tunjangan, Bagian III mengenai Jam Kerja dan Lembur, dan Bagian IV mengenai Perjalanan Dinas.

Pasal 3 - Gaji dan Tunjangan
3.1.    Karyawan menerima gaji pokok adalah sebesar Rp 3.500.000 perbulan termasuk pajak.
3.2.    Kenaikan gaji tahunan Karyawan diberikan berdasarkan atas suatu evaluasi kinerja tahunan atau pertimbangan lainnya oleh PERUSAHAAN.

Pasal 4 - Lain-lain
Ketentuan lainnya mengenai mengacu kepada Peraturan kerja PERUSAHAAN tertanggal 1 Januari 2010, yaitu:
    Bagian I,    mengenai Jabatan dan Penilaian Prestasi Kerja
    Bagian II,      mengenai Gaji dan Tunjangan
    Bagian III,     mengenai Jam Kerja dan Lembur
    Bagian IV,    mengenai Perjalanan Dinas
    Bagian V,    mengenai Cuti
    Bagian VI,    mengenai Disiplin Kerja
    Bagian VII,    mengenai Hubungan dengan Klien
    Bagian VIII,    mengenai Pelanggaran Serius
    Bagian IX,    mengenai Pengunduran Diri dan Surat Referensi
    Bagian X,    mengenai Lain-lain

Pasal 5 - Pengakhiran/Pemutusan dan Konsekuensi-konsekuensinya
5.1.    Para pihak dapat memutuskan Perjanjian ini sewaktu-waktu dengan memberikan pemberitahuan tertulis terlebih dahulu dalam jangka waktu 30 (tiga puluh) hari sebelum hari pengunduran dirinya. PERUSAHAAN juga dapat mengakhiri perjanjian ini jika Karyawan melakukan perbuatan pelanggaran yang serius yang mengakibatkan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sebagaimana dijelaskan dalam Peraturan Kerja PERUSAHAAN Bagian VIII mengenai Pelanggaran Serius.
5.2.    Kompensasi pemutusan hubungan kerja, untuk alasan-alasan selain dari kelalaian yang berat, salah bertindak atau pelanggaran serius, diperhitungkan dan diberikan sesuai dengan Undang-Undang Tenaga Kerja yang berlaku di Indonesia.
5.3.    Jika karyawan diputuskan hubungan kerjanya karena kelalaian yang berat, salah bertindak, pelanggaran serius, kegagalan yang besar untuk melaksanakan pekerjaan secara memuaskan, atau jika Karyawan secara sukarela mengundurkan diri tanpa memperoleh persetujuan tertulis sebelumnya dari PERUSAHAAN, PERUSAHAAN tidak akan bertanggungjawab  atas gaji dan biaya-biaya yang terkait lainnya di luar tanggal pemutusan hubungan kerja.

Pasal 6 - silahkan klik disini

CONTOH SURAT PERJANJIAN LAINNYA :
Untuk mempermudah apabila suatu saat mencari artikel ini silahkan simpan di bookmark dengan ketik :  (Ctrl+D) 


Semoga bermanfaat.

Salam,
burungbudidaya.blogspot.com 

[.doc] CONTOH SURAT PERJANJIAN JUAL – BELI MOBIL

damai Surat Perjanjian terkadang penting tidak penting, namun untuk jaga-jaga agar tidak terjadi penyesalan di kemudian hari, tidak salahnya jika dibuatkan surat perjanjian di setiap transaksi antara kedua belah pihak, karena secara keamanan dan kenyamanan akan menguntungkan si penjual mauapun pembeli. Demikian juga dalam hal jual beli mobil, dan berikut Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Mobil sederhana:

CONTOH SURAT PERJANJIAN LAINNYA :
Pada hari ini Senin tanggal tujuh belas bulan Agustus tahun dua ribu sebelas, telah diadakan perjanjian jual beli yang ditandai dengan penandatanganan Surat Perjanjian, antara:

1.     Nama           : Alex Fernadi
        Umur           : 42 Tahun
        Pekerjaan     : Wirasuwasta
        Alamat         : Jl. Cipete Raya, Kebayoran Baru Jakarta Selatan
        Nomer KTP : 123.4567.8910
        Telepon        : 021 12345675

Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama sendiri yang selanjutnya disebut PENJUAL.

2.     Nama            : Abdul Syukur
        Umur            : 38 Tahun
        Pekerjaan      : Karyawan Suwasta
        Alamat          : Jl. Damai 17 No. 9 Jakarta Selatan
        Nomer KTP  : 123.4567.8910
        Telepon         : 021 12345675

Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama sendiri yang selanjutnya disebut PEMBELI.

Kedua belah pihak bersepakat untuk mengadakan ikatan perjanjian jual – beli dimana syarat dan ketentuannya diatur dalam 11 (sebelas) pasal seperti berikut di bawah ini:

Pasal 1 - JENIS BARANG

Bahwa PENJUAL dengan ini menjual dan menyerahkan kepada PEMBELI yang menerangkan telah membeli dan menerima penyerahan dari PENJUAL berupa:

a.    Jenis kendaraan     : Minibus
b.    Merek / Type         : Toyota / Kijang LGX 2.0
c.    Tahun pembuatan     : 2003
d.    Nomor Polisi         : B 1241 HAN
e.    Nomor BPKB         : 123456789
f.    Nomor rangka     : 14HGT57X678B9
g.    Nomor mesin         : BH00000254B899
h.    Warna             : Hitam Solid
i.    Kondisi barang     : 99%

Untuk selanjutnya disebut KENDARAAN.

Pasal 2 - HARGA

Harga KENDARAAN yang telah disepakati kedua belah pihak adalah Rp 104.000.000 (Seratus empat juta Rupiah).

Pasal 3 - CARA PEMBAYARAN

•    PEMBELI menerapkan cara pembayaran dengan syarat dan ketentuan yang juga telah disepakati PENJUAL, yaitu:
•    Pembayaran uang tunai sebesar Rp 14.000.000 (Empat belas juta Rupiah) yang dibayarkan PEMBELI setelah penandatanganan surat perjanjian ini.
•    Pembayaran sebesar Rp 90.000.000 (Sembilan puluh juta Rupiah) berupa cek dengan nomor: 123145789, jatuh tempo tanggal __ Nopember 2011.

Pasal 4 - JAMINAN

•    PENJUAL memberikan jaminan bahwa KENDARAAN yang dijualnya adalah milik sahnya sendiri, tidak ada orang atau pihak lain yang turut memilikinya dan sebelumnya belum pernah dijual atau dipindahkan haknya, atau dijaminkan kepada orang atau pihak lain dengan cara bagaimanapun juga.
•    PEMBELI memberikan jaminan bahwa biro gilyet yang diberikannya dapat diuangkan sesuai tanggal yang tertera padanya.

Pasal 5 - PENYERAHAN KENDARAAN

•    PENJUAL menyerahkan KENDARAAN kepada PEMBELI setelah ditandatanganinya surat perjanjian ini.
•    Buku BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor) masih tetap berada di tangan PENJUAL hingga PEMBELI melunasi keseluruhan pembayarannya.

Pasal 6 - STATUS KEPEMILIKAN

•    Status kepemilikan KENDARAAN masih tetap berada di tangan PENJUAL hingga PENJUAL menerima keseluruhan uang pembayaran dari PEMBELI dengan menguangkan bilyet giro sesuai dengan tanggal yang tertera padanya.
•    Status kepemilikan akan beralih kepada PEMBELI jika PENJUAL telah menerima lunas pembayarannya dan PENJUAL menyerahkan BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor) KENDARAAN tersebut.

Pasal 7 - SANGSI

•    Apabila ternyata bilyet giro PEMBELI tidak dapat diuangkan sesuai tanggal yang tertera padanya, PEMBELI dianggap terlambat membayar dan dikenakan sangsi berupa denda atas keterlambatan pembayarannya tersebut.
•    Denda seperti tersebut pada ayat 1 ditetapkan sebesar __% persen dari jumlah uang yang telah dibayarkan PEMBELI setiap hari dan maksimun denda adalah __% persen.

Pasal 8 - KERUSAKAN DAN KEHILANGAN

•    Selama dalam pemakaian dan penjagaannya, PEMBELI bertanggung jawab penuh atas KENDARAAN.
•    Apabila terjadi kerusakan, PEMBELI diharuskan memperbaiki atau mengeluarkan ongkos biaya atas kerusakan yang diderita KENDARAAN tersebut sehubungan dengan pemakaiannya.
•    Apabila terjadi kehilangan, PEMBELI tetap diharuskan membayar kekurangan pembayarannya.

Pasal 9 - HAL-HAL LAIN

Hal-hal yang belum tercantum dalam perjanjian ini akan diselesaikan secara kekeluargaan atau musyawarah untuk mufakat oleh kedua belah pihak.

Pasal 10 - PENYELESAIAN PERSELISIHAN

Apabila terjadi perselisihan dan tidak bisa diselesaikan secara kekeluargaan atau musyawarah untuk mufakat, kedua belah pihak bersepakat untuk menyelesaikannya secara hukum dan kedua belah pihak telah sepakat untuk memilih tempat tinggal yang umum dan tetap di Kantor Kepaniteraan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Pasal 11 - PENUTUP

Surat perjanjian ini dibuat rangkap 2 (dua) dengan dibubuhi materei secukupnya yang berkekuatan hukum yang sama yang masing-masing dipegang PENJUAL dan PEMBELI dan mulai berlaku sejak ditandatangani kedua belah pihak.

Dibuat di     : Jakarta
Tanggal     : 17 Agustus 2011

PENJUAL                         PEMBELI

(………………………….)                 (…………………………..)

SAKSI-SAKSI:

(………………………….)                 (…………………………..)


* CONTOH SURAT TERKAIT LAINNYA :

Contoh Surat Perjanjian Kontrak Kerja Karyawan - Perusahaan
Contoh Surat Perjanjian Sewa (Kontrak) Rumah
Contoh Surat Perjanjian Hutang Piutang
Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah 
Contoh Surat Lamaran Pekerjaan 
Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Rumah

Demikian semoga bermanfaat
Salam burungbudidaya


Wednesday, June 19, 2013

TIPS CARA MEMELIHARA DAN MERAWAT PERKUTUT LOKAL (KATURANGGAN) / BANGKOK AGAR RAJIN MANGGUNG DAN GACOR DENGAN ALUNAN SUARA YANG MANTAB (BANGKOK DAN KETURUNAN BANGKOK)

burungbudidaya - Untuk burung yang satu ini (Perkutut) pada saat ini memang lagi tidak begitu digandrungi oleh para penghobi burung (kicau mania) karena kicauan suaranya yang memang monoton, namun tidak demikian bagi yang mengerti dan faham tentang perkutut, justru lebih memilih burung perkutut dibandingkan dengan burung jenis lainnya (burung kicauan), apalagi menurut kepercayaan orang jawa, bahwa burung perkutut terutama untuk yang jenis lokal justru memiliki ciri khas dan pengaruh tersendiri bagi si pemiliknya seperti dipercaya dapat medatangkan rizki (sabab musabab dimudahkan mencari rizki), kesehatan, kedamaian rumah tangga, kewibawaan, ketentraman, dan lain sebagainya dibandingkan dengan perkutut Bangkok yang memang dipelihata untuk didengarkan kemerduan kicauan suaranya.

Dan berikut adalah sedikit tips cara memelihara agar burung perkutut local/Bangkok rajin manggung dan gacor.

  1. Yang paling utama jika kita menginginkan suaranya, pilihlah burung perkutut dengan jenis kelamin jantan, tentunya bagi para penghobi perkutut sudah tahu cirri-ciri perbedaan antara perkutut jantan dan betina, yang diantara perbedaan yang jelas adalah jika sumpit kaki rapat +/- 1 cm-an maka itu bisa dipastikan perkutut jantan dan yang betina lebih renggang, badan lebih besar dan tegak, ekor menyatu dan tidak menyebar, dan tentunnya pilihlah bakalan perkutut yang berkualitas seperti berikut, a) Sehat, aktivitasnya lincah, fisik baik, tegas, gagah, bulu-bulunya halus dan teratur rapi. b) Tatapan mata tajam tetapi lembut, mata bulat dan bersih, paruh agak lurus normal, kaki warnanya terang. c)Nafsu makannya normal – aktif.
  2. Memandikan burung routin dilakukan, namun beda dengan memandikan burung kicauan, yaitu dengan cara cukup diseprot dengan spray dengan semburat yang paling halus. Ada juga pendapat dari penghobi perkutut yang lain yaitu dengan menggunakan air beras (air bekas untuk mencuci beras) dicampur dengan daun sirih sebaganyak 7 lembar kemudian dimandikannya dengan air tersebut, dengan alasan air beras dengan rendaman daun sirih tersebut dapat menghilangkan kutu yang ada di badan burung dan dapat mengkilapkan warna bulu burung perkutut.
  3. Penjemuran mutlak dilakukan pada pagi hari, dari mulai sekitar pukul 7 – 9 karena perkutut kuat dan kebal terhadap panas, karena sinar matahari pagi sangat diperlukan.
  4. Pemberian makanan, pakan utama perkutut adalah biji-bijian, rumput dan padi-padian. Diperternakan tak jarang diberikan beras merah, milet, butiran jagung, campur makanan pabrik dengan kandungan protein tinggi, ditambah vitamin dan mineral pada makanan atau minumannya (seperti jewawut, milet, biji kenari, ketan hitam, beras merah, gabah mini, pakan ayam 521, dan vitamin).
  5. Dan yang tidak kalah penting adalah buatlah suasana disekitar rumah diusahakan ramah terhadap burung artinya jangan sampai burung merasa tidak nyaman, terganggu dengan adanya penggoda yang memang sengaja menggoda atau karena tidak tahu dan hanya sekedar ingin iseng, maka kalo bisa hal seperti itu diusahakan untuk dihindari demi kenyamanan burung, karena akan berpengaruh pada fisik dan psikis si burung itu sendiri dan secara tidak langsung akan mempengaruhi seni dan kualitas suara si perkutut.

Mohon maaf sebelumnya, tips ini tidak mutlak harus dilakukan karena tergantung kebiasaan yang biasa dilakukan oleh masing-masing pemilik.

Demikian, semoga bermanfaat.
Salam