Thursday, February 13, 2014

CARA MERAWAT POKSAY HONGKONG AGAR RAJIN BERKICAU

Blog Si Petani - Burung ini termasuk jenis burung yang beberapa tahun lalu sempat menjadi burung trend karena suaranya yang sangat khas dengan suara keras, termasuk juka jenis poksay lainnya yang sempat juga redup beberapa waktu yang lalu seperti poksay mandarin, poksay medan, poksay Sumatra, poksay jambul, dan sejenisnya, hingga akhirnya para penghobi cenderung mencari burung yang memiliki keunikan lain, seperti murai batu, kacer, jalak suren, cucak hijau, tledekan, dll, memeng burung-burung tersebut suaranya tidak sekeras poksay namun keindahan seni ocehannya bagi beberapa penggemar lebih menjadi daya tarik untuk memilikinya. Namun belakangan ini mulai banyak diperbincangkan kembali oleh sebagian penggemar burung. Semoga burung jenis ini yang dulu sempat menjadi trend akan kembali hadir dalam kancah perburungan Indonesia.

Ada beberapa jenis poksay, diantaranya poksay mantel/medan, poksay kuda, poksay sumatera, poksay genting/mandarin, poksay hongkong.

Tips perawatan harian agar Poksay rajin berkicau dan cerewet, tidak berbeda jauh dengan cara merawat burung kicauan lainnya.

  1. Pertama diawali dari cara pemilihan jenis kelamin burung karena biasanya yang rajin berkicau adalah yang jenis kelamin jantan. 
  2. Selanjutnya burung dimandikan pada pagi hari setelah sebelumnya diembunkan sejak pagi sehabis subuh, dengan cara semprot pakai spray atau jika memungkinkan berilah cepuk agar burung lebih leluasa yaitu pada sekitar jam 7 atau 8-an atau tergantung situasi atau mungkin lebih siang sedikit jika kondisi hujan 
  3. Bersihkan kandang setiap hari, ganti atau tambahkan makanan (voer), tukar buah dengan buah yang masih segar, bersihkan tempat minum dan ganti dengan air yang baru dan juga jangan lupa ganti air untuk mandi setiap pagi dan sore jika memungkinkan.
  4. Lakukan penjemuran selama 1 – 1.5 jam atau boleh lebih lama apabila kondisi matahari tidak begitu cerah, dan pada dasarnya Burung Poksay termasuk burung yang siap dan tahan dengan panas matahari, selesai dijemur lalu diangin-anginkan di teras. 
  5. Sediakan makanan pokok burung Poksay berupa voer, usahakan voer yang berkaulitas, karena pada makanan kemasan terebut terdapat kandungan vitamin, protein dan zat lain yang dibutuhkan oleh burung. dan juga buah-buahan yang cukup, buah kesukaan Poksay adalah pepaya, dan berilah makanan tambahan (EF) pada burung berupa serangga, seperti jangkrik setiap pagi dan sore masing-masing 2-3 ekor, ulat bambu cukup 1-2 ekor setiap hari. 
  6. Dan yang tidak kalah penting adalah buatlah suasana disekitar rumah diusahakan ramah terhadap burung artinya jangan sampai burung merasa tidak nyaman, terganggu dengan adanya penggangu, seperti: kucing, anjing, tikus, dan juga yang memang sengaja menggangu atau karena tidak tahu dan hanya sekedar ingin iseng, maka kalo bisa hal seperti itu diusahakan untuk dihindari demi kenyamanan burung, karena akan berpengaruh pada fisik dan psikis si burung itu sendiri dan secara tidak langsung akan mempengaruhi seni dan kualitas suara dan ocehan si burung.
Tips ini tidak mutlak harus dilakukan karena tergantung cara kebiasaan yang bisa dilakukan oleh masing-masing pemilik burung.

Demikian, semoga bermanfaat.
Salam burungbudidaya