Sunday, October 27, 2013

Mengenal Burung Jalak Hitam


Mengenal Burung Jalak Hitam - Jalak Hitam (Acridoteres javanicus) atau White-vented Myna, mempunyai banyak sebutan bergantung dari daerah dimana burung ini ada, dimulai dari Jalak Hitam, Kerak Kebo, Jalak Kebo, Jalak Kerak, Kerak Hitam, Jalak Awu dan sebagainya.

Jalak Hitam
Tidak sama dengan Jalak Bali yang endemik pulau Bali. Jalak Hitam ini ada menyebar di sebagian pulau di Indonesia, seperti di pulau Sumatra, Kalimantan, Jawa serta Bali dan di sebagian daerah lain di Indonesia.
Burung Jalak Hitam ini juga temasuk burung yang pandai berkicau, mempunyai nada yang khas, serta juga pandai menirukan suara-suara lain yang ada di sekelilingmya. Diluar itu burung Jalak Hitam ini nyatanya pandai juga menirukan nada manusia, atau dapat bicara seperti burung Beo, cuma saja dalam mengatakan kalimat tak sefasih serta sebersih burung Beo.

Burung Jalak Hitam sukai hidup di padang terbuka, atau di daerah rawa, dan di sawah-sawah. Umumnya hidup berkelompok dalam pada 5-8 ekor sembari keluarkan nada yang ribut. Di habitat aslinya, burung ini bersarang didalam lubang-lubang pohon besar. Di daerah persawahan burung Jalak Hitam ini sukai hinggap diatas punggung kerbau, sembari mengonsumsi kutu serta parasit yang lain yang melekat di badan kerbau. Oleh oleh karena itu burung ini di sebagian area di pulau Jawa dikatakan sebagai Jalak Kebo serta Kerak Kebo.

Burung Jalak Hitam ini, di alam bebas, sesungguhnya ada 2 type, yang dibedakan dari warna bola mata, yakni Jalak Hitam Mata Kuning serta Jalak Hitam Mata Putih.

Jalak Hitam Mata Kuning, pandai menirukan suara-suara di sekelilingnya, serta pandai berkicau.
Jalak Hitam Mata Putih, tak terlampau pandai berkicau, namun pandai menirukan nada manusia, seperti bicara, seperti burung Beo, walaupun tak sefasih burung Beo. Ukuran badan juga semakin besar dari Jalak Hitam Mata Kuning.


Jalak Hitam mata kuning
Di alam liar, makanan kegemaran burung Jalak Hitam ini yaitu belalang, ulat, cacing, jangkrik dan sebagian type serangga yang lain yang ditemukannya. Diluar itu burung ini juga sukai menyantap buah-buahan seperti pisang serta pepaya.

Jalak Hitam mata putih
Populasi burung Jalak Hitam waktu ini mulai terancam kepunahan, disebabkan perburuan liar untuk perdagangan burung hingga ke pasar-pasar burung dimulai dari pedesaan sampai perkotaan. Pada waktu ini sering kita lihat di rumah-rumah banyak yang pelihara burung Jalak Hitam, yang di tempat didalam kandang. Burung ini memanglah burung yang mengasyikkan, lantaran burung ini rajin berkicau (mengoceh), hingga situasi tempat tinggal jadi ramai.

Untuk beberapa pengagum burung kontes (burung lomba), kehadiran burung Jalak Hitam ini juga digunakan untuk jadikan burung master, supaya nada burung Jalak Hitam ini dapat ditirukan oleh burung-burung yang lain punya si pengagum burung.

Ukuran badan Jalak Hitam ini pada 20-30 cm. Di ujung sayapnya ada warna putih. Paruh serta kaki berwarna kuning. Mata tajam serta ada lingkaran putih atau kuning diantara bola matanya. Jalak Hitam jantan lebih panjang dari betina. Tatapan mata jantan juga lebih tajam. Burung Jalak Hitam betina juga pandai berkicau, juga konon menurut beberapa pedagang burung, yang betina lebih beragam, cuma volume nada lebih kecil.

Penyebaran burung Jalak Hitam ini hampir semua lokasi Asia Tenggara, terhitung pulau Sumatra, Kalimantan, Jawa, Bali, Malaysia serta Thailand.